Kamis, 23 APRIL 2026 • 13:24 WIB

Apakah Aman Mengisi Tangki BBM Mobil Sampai Penuh? Simak Risikonya!

Author

Ilustrasi Mengisi Tangki BBM Mobil Sampai Penuh (Freepik)

INDOZONE.ID - Mengisi tangki BBM mobil sampai penuh sering menjadi kebiasaan banyak pemilik kendaraan. Akan tetapi, tidak sedikit yang memilih mengisi secukupnya saja. Lantas, apakah aman mengisi tangki BBM mobil sampai penuh?

Berdasarkan penjelasan dari berbagai laman otomotif, Kamis (23/04/2026) mengisi bahan bakar hingga penuh memang diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Namun, terdapat aturan penting yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko.

Apakah Tangki BBM Mobil Sebaiknya Diisi Penuh?

Mengisi tangki BBM hingga penuh dapat memberikan beberapa keuntungan, terutama dalam menjaga kondisi tangki.

Salah satu alasannya adalah untuk mencegah munculnya karat di dalam tangki. Tangki yang tidak terisi penuh cenderung memiliki ruang udara lebih banyak, sehingga berpotensi menimbulkan penguapan.

Baca juga: Mau Beralih ke Subsidi? Cek Cara Daftar Barcode BBM Subsidi yang Perlu Kamu Lakukan

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu korosi, terutama jika mobil jarang digunakan.

Selain itu, tangki BBM yang penuh membuat pengendara lebih tenang karena tidak perlu sering bolak-balik ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

Risiko Mengisi BBM Terlalu Penuh

Meskipun disarankan, mengisi BBM sampai penuh tetap memiliki batas aman. Jika dilakukan secara berlebihan hingga meluap, justru bisa menimbulkan masalah.

Tangki BBM membutuhkan ruang udara untuk proses pengembangan bahan bakar. Jika seluruh ruang diisi bensin tanpa menyisakan celah, maka tekanan di dalam tangki bisa meningkat.

Akibatnya, bahan bakar bisa keluar melalui saluran udara (ventilasi). Hal ini tentu merugikan karena bensin terbuang percuma, bahkan bisa menimbulkan bau menyengat di sekitar kendaraan.

Cara Aman Mengisi Tangki BBM Mobil

Agar tetap aman, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi BBM hingga penuh.

Pertama, pastikan pengisian dihentikan saat nozzle atau alat pengisi BBM berbunyi “klik”. Bunyi ini menandakan tangki sudah mencapai kapasitas ideal.

Baca juga: Pahami 5 Tips Berkendara Hemat BBM Ala Rifat Sungkar, Penting Banget Nih!

Kedua, hindari memaksa menambah bahan bakar setelah nozzle berhenti otomatis. Kebiasaan ini justru berisiko membuat bensin meluap dan keluar melalui saluran udara.

Ketiga, tetap sesuaikan dengan kebutuhan penggunaan kendaraan. Untuk mobil yang digunakan setiap hari, mengisi penuh bukan keharusan, melainkan dianjurkan demi kenyamanan.

Kapan Sebaiknya Tidak Perlu Isi Penuh?

Untuk mobil yang sering digunakan dalam aktivitas harian, sebenarnya tidak masalah jika tangki tidak selalu penuh.

Akan tetapi, disarankan untuk tidak membiarkan tangki terlalu kosong dalam waktu lama.

Tangki yang sering kosong berpotensi mengalami penguapan lebih tinggi, yang dalam jangka panjang bisa berdampak pada kondisi bagian dalam tangki.

Mengisi tangki BBM mobil sampai penuh pada dasarnya aman dan bahkan dianjurkan untuk menjaga kondisi tangki tetap optimal. Namun, pengisian harus dilakukan dengan benar dan tidak berlebihan.

Baca juga: Jangan Coba-Coba Salahgunakan BBM Subsidi, Pertamina Blokir Ratusan Ribu Kendaraan

Batas aman pengisian adalah saat nozzle BBM berhenti otomatis. Dengan cara ini, tangki tetap memiliki ruang udara yang cukup tanpa risiko bensin meluap.

Dengan memahami cara pengisian yang tepat, kamu bisa menjaga performa kendaraan sekaligus menghindari pemborosan bahan bakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU