INDOZONE.ID - Mobil listrik kini semakin populer di Indonesia karena dianggap ramah lingkungan, hemat biaya operasional, dan bebas dari aturan ganjil-genap di beberapa kota besar. Namun, harga mobil listrik baru masih tergolong tinggi untuk sebagian kalangan.
Tidak heran, jika mobil listrik bekas (second) mulai banyak dilirik sebagai alternatif yang lebih terjangkau.
Meski harganya lebih murah, membeli mobil listrik second tetap perlu kehati-hatian. Sebab, teknologi yang digunakan berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin. Ada komponen khusus seperti baterai dan sistem kelistrikan yang harus diperiksa lebih teliti, karena biaya perbaikannya tidak murah jika mengalami kerusakan.
Agar tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, penting bagi kamu untuk memahami apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil listrik bekas.
Berikut ini, tips penting yang wajib kamu perhatikan agar mendapatkan kendaraan listrik bekas yang layak dan tahan lama.
Tips Beli Mobil Listrik Second yang Wajib Kamu Perhatikan!
1. Periksa Kondisi Baterai Secara Menyeluruh
Baterai merupakan jantung dari mobil listrik. Kondisi baterai yang sudah menurun drastis bisa berdampak besar pada performa mobil dan jarak tempuhnya.
Maka dari itu, sebelum membeli, pastikan kamu mengetahui kondisi baterai secara detail, termasuk kapasitas maksimalnya dan apakah pernah mengalami degradasi signifikan.
Kamu bisa meminta hasil pemeriksaan baterai dari bengkel resmi atau menggunakan jasa inspeksi khusus mobil listrik. Jangan tergoda harga murah jika ternyata baterainya sudah tidak optimal, karena mengganti baterai bisa memakan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah.
2. Cek Riwayat Servis dan Garansi
Mobil listrik membutuhkan perawatan berbeda dari mobil konvensional. Maka, penting untuk mengetahui apakah pemilik sebelumnya rutin melakukan servis di bengkel resmi.
Riwayat servis yang lengkap menunjukkan, mobil dirawat dengan baik dan tidak sembarangan digunakan. Selain itu, pastikan mobil masih dalam masa garansi, terutama untuk baterai dan sistem kelistrikan.
Baca juga: Punya Uang 400 Jutaan? Mobil Listrik BYD Atto 3 Ini Layak Kamu Pertimbangkan, Cek Spesifikasinya
Beberapa produsen memberikan garansi baterai hingga 8 tahun. Garansi aktif bisa memberikan rasa aman dan mengurangi risiko kerugian jika terjadi kerusakan setelah pembelian.
3. Pastikan Ketersediaan Suku Cadang dan Layanan Purna Jual
Tidak semua mobil listrik second memiliki dukungan layanan purna jual yang baik, apalagi jika modelnya sudah tidak diproduksi lagi atau diimpor secara tidak resmi.
Pastikan mobil yang kamu incar masih didukung oleh jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadangnya terjamin.
Baca juga: Mobil Listrik BYD M6 Semakin Ramai di Jalanan, Cek Harga Terbaru dan Keunggulannya di Sini!
Kamu juga bisa mencari ulasan dari komunitas pemilik mobil listrik atau forum otomotif online untuk mengetahui bagaimana pengalaman mereka dalam hal perawatan dan perbaikan. Jangan sampai, kamu membeli mobil yang sulit diperbaiki hanya karena tergiur harga murah.
4. Perhatikan Sistem Pengisian Daya dan Jenis Charger
Setiap mobil listrik memiliki jenis port pengisian dan kebutuhan daya yang berbeda-beda. Pastikan mobil yang kamu beli kompatibel dengan infrastruktur pengisian daya di kota tempat tinggalmu, baik itu untuk pengisian rumah (home charging) maupun stasiun umum (fast charging).
Baca juga: Deretan Merek Mobil dan Model Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2025
Periksa juga apakah charger bawaan masih tersedia dan berfungsi dengan baik. Hindari membeli mobil listrik tanpa charger asli, karena mencari pengganti yang sesuai, bisa memakan biaya dan waktu. Pastikan kamu tahu durasi pengisian dan konsumsi dayanya agar bisa menghitung efisiensi penggunaan sehari-hari.
5. Lakukan Test Drive dan Gunakan Jasa Inspeksi Profesional
Sama seperti mobil bekas lainnya, test drive tetap menjadi langkah penting sebelum membeli mobil listrik second. Rasakan bagaimana performa mobil, respons pedal gas, sistem pengereman regeneratif, serta kestabilannya di berbagai kondisi jalan.
Untuk kamu yang belum familiar dengan teknologi mobil listrik, sangat disarankan menggunakan jasa inspeksi kendaraan khusus. Mereka bisa membantu mengecek aspek teknis yang sulit dipahami oleh awam, seperti sistem pendingin baterai, kontrol modul, dan integritas sistem kelistrikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Https://insideevs.com/