Senin, 22 SEPTEMBER 2025 • 17:42 WIB

Hyundai Ioniq 5 Mogok di Bogor, Begini Cara Rawat Baterai Mobil Listrik

Author

Hyundai Ioniq 5. (Dok. Hyundai Motors Indonesia)

INDOZONE.ID - Hyundai Ioniq 5 mogok di Bogor sempat bikin panik pemiliknya. Dalam narasi video yang beredar menyebut, mobil mogok bukan karena baterai habis.

Klip ini muncul dari unggahan akun Instagram @hazairinsitepu yang diunggah pada Sabtu, 20 September 2025.

“Mobil listrik mogok di Warung Jambu, bukan karena kehabisan baterai,” tulisnya dikutip Indozone, Senin (22/9/2025).

Ia mengaku mobil tidak bisa digerakkan sama sekali meski sudah mencoba berbagai cara.

“Sudah telepon Hyundainya,” tambahnya sambil menunggu bantuan.

Hyundai Ioniq 5 sendiri menggunakan baterai lithium-ion NMC (Nickel Manganese Cobalt) dengan kapasitas 58 kWh (Standard Range) dan 72,6 kWh (Long Range). Komponen ini diproduksi di Karawang oleh PT HLI Green Power, perusahaan patungan Hyundai, LG Energy Solution, dan IBC.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BANG HS: Jurnalis (@hazairinsitepu)

Teknologi Baterai dan Sistem Proteksi

Baterai Ioniq 5 dibekali Battery Management System (BMS) yang berfungsi mengatur pengisian, menjaga suhu, hingga melindungi sel baterai dari risiko kerusakan. Namun, teknologi canggih ini tetap bergantung pada kebiasaan pemilik dalam merawatnya.

Hyundai Indonesia melalui laman resminya membagikan sejumlah tips agar baterai mobil listrik tetap sehat dan awet digunakan.

Baca juga: Berapa Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas? Dulu Tembus Rp800 Jutaan, Sekarang Bekasnya Sisa Setengah Harga!

5 Tips Merawat Baterai Hyundai Ioniq 5

Atur pola charging

Isi daya hanya sampai 80% untuk kebutuhan harian, gunakan fitur Scheduled Charging, dan hindari baterai turun di bawah 10%.

Gunakan charger resmi

Selalu pakai home charger bawaan atau fast charging dari jaringan resmi Hyundai. Charger modifikasi atau stop kontak biasa berisiko merusak.

Jaga suhu baterai

Hindari meninggalkan mobil dengan baterai penuh 100% di bawah terik matahari terlalu lama, meski sistem pendingin sudah canggih.

Perhatikan ventilasi kabin

Pada beberapa model, ada fan pendingin yang mengambil udara dari kabin. Pastikan ventilasi tidak tertutup barang.

Service berkala

Lakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi. Teknisi akan mengecek kesehatan sel, memperbarui software BMS, dan memastikan pendingin bekerja optimal.

Garansi Baterai Hyundai EV

Semua mobil listrik Hyundai di Indonesia mendapat garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km. Jika kapasitas turun signifikan, modul baterai bisa diganti tanpa membeli paket penuh. Dengan perawatan yang benar, baterai bahkan bisa bertahan lebih dari 10 tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU