Tampilan belakang Honda Accord 2002. (photo/Dok. Carscoops)
Seorang pengendara mobil di Carolina Selatan menjadi korban terbaru dari inflator kantong udara Takata yang meledak. Pada hari Rabu, Honda mengonfirmasi bahwa pengemudi Accord 2002 tewas dalam kecelakaan pata 9 Januari 2021 di dekat Charlotte, Carolina Utara ketika inflator kantung udara kendaraan mereka yang meledak dalam kecelakaan.
Pabrikan Honda tidak mengidentifikasi orang yang terbunuh. Pejabat dari Honda dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional baru-baru ini memeriksa mobil itu dan memastikan bahwa inflatornya telah pecah. Ini merupakan kematian ke-19 di AS sejak 2009 yang disebabkan inflator airbag Takata yang rusak dan merupakan kematian ke-28 yang telah dikonfirmasi di seluruh dunia.
Inflator kantung udara yang dimaksud menggunakan amonium nitrat untuk buat ledakan guna kembang kantung udara saat kecelakaan. Tetapi, jika terkena kelembapan, bahan kimia itu tersebut menjadi lebih mudah menguap dan jika terjadi tabrakan, terjadi ledakan di tabung logam dan membuat pecahan peluru terbang ke kompartemen penumpang.
Honda sendiri telah mengatakan Accord yang terlibat ini telah ditarik kembali pada April 2011, tetapi catatan menunjukkan pebarikan penarikan tidak pernah selesai. Pengemudi yang tewas di kecelakaan itu bukanlah pemilik terdaftar dari mobil itu dan Honda tidak tahu apakah mereka mengetahui penarikan yang belum diperbaiki itu.
Pabrikan Honda telah mendesak semua pemiliki kendaraan yang terkena dampak untuk menyelesaikan perbaikan penarikan kembali. Mereka dapat memeriksa apakah kendaraan mereka telah ditarik dengan mengunjungi nhtsa.gov/recalls dan mengetik 17 digit nomor identifikasi kendaraan (VIN) mobil mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: