Mobil listrik Tesla diminta ditarik dari peredaran. (REUTERS/ Kim Hong-Ji)
Perusahaan mobil listrik Tesla Inc diminta untuk menarik kembali sekitar 59.000 unit Model Y dan Model 3 Tesla dari peredaran. Kendaraan besutan Elon Musk itu berpotensi memiliki risiko kecelakaan akibat mesin yang bermasalah.
Dikutip Gizchina, Selasa (5/7/2022), Otoritas Transportasi Jerman membuat permintaan penarikan kepada Tesla karena ditemukannya masalah teknis pada sistem darurat kendaraan.
Baca Juga: Dua Pabrik Baru Tesla Alami Kerugian Miliaran Dolar, Elon Musk: Bagai Kompor Bakar Duit
Otoritas Jerman menemukan kerusakan sistem darurat pada puluhan ribu unit Model Y dan Model 3 Tesla. Di mana, sistem darurat tersebut akan secara otomatis menghubungi hotline darurat yang relevan jika terjadi kecelakaan serius.
Namun sebaliknya, pemilik mobil tipe ini tak bisa memanfaatkan sistem tersebut sepenuhnya. Mereka harus menghubungi pabrikan atau pergi ke bengkel untuk update software, agar sistem darurat tersebut bisa berfungsi.
Adapun Otoritas Transportasi Motor Jerman hanya bisa memerintahkan penarikan mobil di Jerman saja dengan permintaan untuk seluruh kendaraan Tesla buatan tahun 2022, termasuk yang dirakat di pabrik Berlin seperti yang dilaporkan Radio Berlin-Brandenburg (RBB) Sabtu lalu.
Namun di situs resminya, Otoritas Jerman mengklaim teradapat lebih dari 59.000 kendaraan Tesla Model Y dan Model 3 yang bermasalah dan harus ditarik dari peredaran di seluruh dunia.
Perlu diketahui, hal ini bukan pertama kalinya Tesla mendapat permintaan penarikan unit mobil akibat 'kurang matangnya' sistem dan fitur canggih yang diterapkannya. Bahkan sebelumnya, penarikan mobil Tesla dari peredaran mencapai angka ratusan ribu unit.
Penulis: Safira Meidina
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: