INDOZONE.ID - Di tengah tren kendaraan listrik yang makin berkembang di Indonesia, Wuling New Air ev muncul sebagai salah satu pilihan yang masuk akal dan terjangkau untuk konsumen pemula.
Mobil listrik mungil nan futuristik ini bukan cuma soal desain unik dan ukuran yang compact, tapi juga menawarkan value for money yang sangat menarik, terutama bagi Anda yang ingin mencicipi pengalaman mobil listrik untuk pertama kalinya.
Dengan harga mulai dari Rp184 jutaan, Wuling New Air ev hadir membawa solusi mobilitas urban yang efisien, praktis, dan ekonomis.
Mari kita bedah bersama tujuh alasan kenapa mobil ini layak masuk daftar incaran pertama kamu.
1. Hadir dalam 3 Varian dengan Harga Kompetitif
Tak semua mobil listrik harus membuat dompet menjerit. Wuling New Air ev membuktikannya lewat tiga pilihan varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu:
- New Air ev Lite dengan jarak tempuh 200 KM – Rp184 jutaan
- New Air ev Lite dengan jarak tempuh 300 KM – Rp195 jutaan
- New Air ev Pro dengan jarak tempuh 300 KM – Rp252 jutaan
Harga tersebut sudah termasuk insentif kendaraan listrik dari pemerintah dan berlaku untuk area Jakarta. Bayangkan, hanya dengan dana setara motor premium, Anda sudah bisa melangkah ke era mobil listrik dengan gaya.
2. Bisa Ngecas di Rumah
Salah satu kekhawatiran umum soal mobil listrik adalah soal ngecas. Tapi Wuling New Air ev menjawab itu dengan cara yang sangat bersahabat: cukup colok di rumah dengan daya minimal 2,2 kW saja.
Tak perlu pasang charging station mahal. Untuk varian Pro, Wuling bahkan memberikan gratis charging pile AC 7kW, jadi kamu tinggal pakai.
Baca juga: Berapa Harga Wuling Air EV Bekas di Tahun 2025 Ini? Yuk Intip Pasarannya di Sini!
3. Kompak dan Muat 4 Orang
New Air ev memang mungil, tapi jangan salah jika ruang kabinnya tetap nyaman untuk empat penumpang dewasa. Dengan ukuran yang kompak, enak dipakai untuk di perkotaan dan jalanan kecil, serta parkir pun mudah.
Bahkan, interiornya tampil beda lewat sentuhan warna eksotis ‘Tamarind Sunset’, yang terinspirasi dari Asam Jawa, rempah khas Indonesia. Mobil listrik ini tak hanya membawa teknologi masa depan, tapi juga nuansa lokal yang membumi.
Baca juga: Ini 5 Fitur Wuling Air EV Pro Terbaru 2025 yang Membuat Perjalanan Semakin Nyaman dan Aman
4. Teknologi Modern dan Fitur Keamanan
Wuling New Air ev bukan sekadar mobil hemat, tapi juga canggih. Sejumlah fitur modern hadir untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, seperti:
- Multifunction Steering Switch
- Rotary Gear Selector yang futuristik
- Electronic Parking Brake (EPB)
- Auto Vehicle Hold (AVH)
- Hill Hold Control (HHC)
Walaupun berukuran kecil, New Air ev tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan. Beberapa fitur keamanannya meliputi:
- Struktur bodi baja berkekuatan tinggi
- Dual airbags untuk pengemudi dan penumpang
- ABS dan Electronic Stability Control (ESC)
- Sensor dan kamera parkir belakang
5. Garansi Seumur Hidup & Perawatan Gratis
Ini bukan gimmick. Wuling memberikan garansi seumur hidup untuk komponen inti kendaraan listrik seperti motor, kontroler, dan baterai.
Tak cukup sampai di situ, Wuling juga menyediakan gratis perawatan berkala hingga 16 kali, atau maksimal 150.000 km/8 tahun.
Semua ini sudah termasuk biaya jasa dan suku cadang—hemat besar dalam jangka panjang.
6. Terkoneksi Lewat Aplikasi & Perintah Suara
New Air ev bisa terkoneksi dengan aplikasi MyWuling+, yang memungkinkan kamu memantau kondisi mobil, mengunci pintu, menyalakan AC, hingga cek lokasi langsung dari smartphone.
Bahkan, kamu bisa mengoperasikan sejumlah fungsi kendaraan lewat suara dalam Bahasa Indonesia menggunakan fitur WIND (Wuling Indonesian Command). Rasanya seperti punya asisten pribadi yang selalu siap membantu.
7. Hemat Biaya Operasional dan Perawatan
Mobil listrik memiliki biaya biaya operasional dan perawatannya yang jauh lebih murah dibanding mobil bensin. Untuk menempuh jarak 300 kilometer, mobil ini hanya membutuhkan 26,7 kWh listrik.
Jika dikalikan dengan tarif listrik Rp1.699,53 per kWh, total biayanya hanya sekitar Rp45 ribuan. Sementara untuk jarak 200 kilometer, biayanya bahkan hanya sekitar Rp29 ribuan.
Ini jauh lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar minyak yang bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk jarak yang sama.
Selain hemat listrik, biaya perawatan mobil listrik ini juga sangat terjangkau. Dalam kurun waktu 5 tahun atau 100.000 kilometer, total biaya perawatan hanya sekitar Rp3 juta.
Ini sudah mencakup biaya jasa servis (labor) dan penggantian suku cadang (spare part). Bahkan, jasa servis di 50.000 kilometer pertama diberikan secara gratis.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa mobil listrik tidak hanya canggih dan ramah lingkungan, tapi juga sangat efisien untuk jangka panjang. Tak heran jika tren peralihan ke kendaraan listrik semakin kuat di tengah masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling Motors Indonesia