Apakah Mobil Bekas dengan KM Tinggi Layak Dipilih? Ini 5 Pertimbangan yang Harus Kamu Pahami!
INDOZONE.ID - Membeli mobil bekas bisa menjadi solusi cerdas untuk memiliki kendaraan pribadi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Namun, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul saat membeli mobil bekas adalah, soal kilometer (KM) tinggi.
Banyak orang ragu apakah mobil bekas dengan jarak tempuh tinggi masih layak untuk dibeli, karena khawatir akan performa dan biaya perawatan yang lebih besar.
Mobil bekas dengan KM tinggi tidak selalu berarti buruk. Faktanya, ada banyak faktor lain yang memengaruhi kondisi mobil selain angka pada odometer.
Cara pemakaian, riwayat servis rutin, serta jenis rute yang sering dilalui (jalan tol atau dalam kota) juga berperan besar dalam menentukan kualitas kendaraan secara keseluruhan.
Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas, jangan buru-buru menolak unit hanya karena angka KM-nya tinggi.
Berikut ini adalah 5 pertimbangan penting sebelum membeli mobil bekas dengan KM tinggi, yang wajib kamu pahami agar tidak salah pilih dan tetap mendapatkan kendaraan yang berkualitas.
Pertimbangan Beli Mobil Bekas dengan KM Tinggi Layak Dipilih
1. Cek Riwayat Servis Secara Lengkap
Hal pertama yang harus kamu periksa saat melihat mobil dengan KM tinggi adalah riwayat servis. Mobil yang rutin diservis di bengkel resmi atau bengkel terpercaya biasanya tetap dalam kondisi prima meskipun sudah menempuh jarak yang jauh.
Catatan servis akan menunjukkan perawatan berkala seperti penggantian oli, filter, rem, timing belt, hingga komponen mesin penting lainnya.
Jika riwayat servis lengkap dan dilakukan sesuai anjuran pabrikan, maka kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan angka KM tinggi. Sebaliknya, mobil dengan KM rendah namun tanpa riwayat servis yang jelas bisa jadi lebih berisiko.
Jadi, pastikan kamu minta buku servis atau bukti digital saat melakukan pengecekan.
2. Perhatikan Kondisi Fisik dan Mesin Secara Menyeluruh
Jangan hanya fokus pada odometer, tapi lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan mesin mobil.
Mobil dengan KM tinggi namun dirawat dengan baik bisa tampak lebih sehat dibanding mobil dengan KM rendah tapi tidak dirawat. Periksa kondisi mesin, transmisi, sistem kelistrikan, kaki-kaki, serta keausan komponen interior dan eksterior.
Baca juga: 5 Alasan Honda Civic FD Second Wajib Masuk Radar Mobil Bekasmu, Desainnya Timeless dan Elegant!
Kamu juga bisa mengajak mekanik, atau menggunakan jasa inspeksi kendaraan bekas untuk memastikan tidak ada masalah tersembunyi.
Dengarkan suara mesin, periksa asap knalpot, dan coba test drive untuk merasakan kenyamanan berkendara. Pemeriksaan ini penting agar kamu tidak menyesal setelah membeli.
3. Tanyakan Jenis Penggunaan Mobil
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah, jenis penggunaan mobil tersebut. Mobil dengan KM tinggi yang sebagian besar digunakan di jalan tol, umumnya memiliki tingkat keausan mesin yang lebih rendah.
Hal itu dibandingkan mobil dengan KM rendah yang sering digunakan dalam kota dengan kondisi stop-and-go.
Baca juga: Punya Budget Mepet, Mending Mobil Bekas Jepang atau Eropa? Ini Plus Minus yang Kamu Harus Tahu!
Jalan tol memungkinkan mesin bekerja lebih stabil dalam waktu lama, sehingga lebih 'sehat' secara teknis. Kamu bisa menanyakan langsung kepada pemilik sebelumnya mengenai pola pemakaian kendaraan.
Beberapa pemilik bahkan menyertakan informasi ini dalam iklan jualnya.
Jika mobil sering digunakan untuk perjalanan antarkota atau sebagai kendaraan dinas luar kota, besar kemungkinan kondisi mesin masih sangat baik meskipun KM-nya tinggi.
4. Harga Lebih Terjangkau, Cocok untuk Budget Terbatas
Salah satu keuntungan utama dari mobil bekas dengan KM tinggi adalah harganya yang jauh lebih terjangkau.
Penjual biasanya akan menurunkan harga secara signifikan untuk unit dengan jarak tempuh tinggi, meskipun kondisi mobil secara keseluruhan masih layak pakai.
Ini bisa jadi kesempatan bagus bagi kamu yang ingin memiliki mobil pribadi namun dengan anggaran terbatas.
Baca juga: Baru Lulus Kuliah? Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Pas untuk Dipakai Berpergian ke Kantor!
Namun, pastikan kamu mempertimbangkan potensi biaya tambahan untuk perawatan, atau penggantian suku cadang yang sudah aus.
Jika total biaya pembelian dan perbaikan masih lebih murah daripada membeli unit dengan KM rendah, maka membeli mobil ini tetap masuk akal secara finansial.
5. Potensi Usia Pakai Masih Panjang Jika Dirawat Baik
Mesin mobil modern saat ini dirancang untuk bertahan lama, bahkan hingga 300.000 km atau lebih jika dirawat dengan benar.
Jadi, mobil dengan KM tinggi bukan berarti usianya tinggal sebentar lagi. Selama komponen penting seperti mesin, transmisi, dan sistem pendingin masih dalam kondisi baik, kamu tetap bisa menggunakan mobil tersebut selama bertahun-tahun ke depan.
Baca juga: Awam Tentang Mobil? Simak 5 Manfaat Jasa Inspektor Mobil Bekas untuk Periksa Seluruh Kondisi!
Kunci utamanya ada pada perawatan lanjutan setelah pembelian. Pastikan kamu siap untuk mengganti komponen penting jika diperlukan, dan terus melakukan servis berkala.
Jika dilakukan dengan konsisten, mobil dengan KM tinggi bisa tetap andal dan nyaman digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: OLX, Auto 2000