Senin, 06 APRIL 2026 • 10:00 WIB

VinFast Cetak 3.520 Pesanan EV dalam Sehari

Author

VinFast cetak rekor 3.520 pesanan EV dalam sehari di Vietnam. (Dok. VinFast Indonesia.)

INDOZONE.ID - VinFast mencetak rekor baru di Vietnam dengan 3.520 pesanan kendaraan listrik terpenuhi hanya dalam satu hari pada 28 Maret 2026.

Angka ini setara dengan penjualan bulanan sejumlah merek otomotif di pasar yang sama.

Di balik rekor itu ada sistem yang bekerja keras: rata-rata 146 pesanan diproses per jam, atau sekitar 2,4 kendaraan per menit.

Sejak 2024, VinFast memimpin pasar otomotif Vietnam. Sepanjang 2025, mereka mengirimkan 175.099 unit kendaraan.

Puncaknya di Desember 2025 dengan 27.649 unit dalam satu bulan.

Pengamat pasar menilai tren ini akan berlanjut sepanjang 2026. Artinya, rekor 28 Maret kemungkinan bukan yang terakhir.

Baca juga: VinFast Perpanjang Diskon Tukar Mobil Bensin ke Listrik hingga April 2026

Bidik Indonesia

Setelah Vietnam, VinFast membidik Indonesia. Pendekatannya bukan sekadar jualan mobil baru, namun menekan total cost of ownership sejak hari pertama.

Kuncinya ada di model langganan baterai. Baterai, yang biasanya jadi komponen termahal EV, dipisahkan dari harga beli kendaraan.

Harga awal jadi lebih rendah, hambatan finansial berkurang. Untuk kendaraan yang dibeli sebelum 31 Mei 2026, VinFast bahkan menawarkan langganan baterai gratis selama dua tahun dengan batas 2.000 km per bulan sebelum dikenai biaya tambahan.

Diskon dan program gratis memang menarik. Tapi adopsi EV secara luas butuh lebih dari itu.

VinFast memperluas jaringan dealer di Indonesia, membangun kemitraan untuk infrastruktur pengisian daya, dan menawarkan pengisian gratis di stasiun V-Green yang terus bertambah.

Di sisi ekosistem, GSM (Green and Smart Mobility) menyediakan layanan mobilitas listrik dengan tarif terjangkau, memungkinkan orang mencoba EV sebelum membelinya.

Dr. Le Hoang Nam, pakar perencanaan transportasi, menyebut infrastruktur sebagai faktor penentu kepercayaan konsumen.

"Ketika ekosistem, mulai dari kendaraan hingga stasiun pengisian daya dan jaringan layanan, dikembangkan secara sistematis, kepercayaan konsumen untuk beralih ke mobilitas listrik akan meningkat," ujarnya. "Pergeseran ini tidak hanya berdampak pada rumah tangga tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil," ujarnya.

Indonesia adalah salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan konsumennya dikenal price-sensitive.

Strategi yang berhasil di Vietnam tidak otomatis akan berjalan mulus di sini.

Namun dengan kombinasi harga awal yang lebih rendah, infrastruktur yang dibangun bertahap, dan ekosistem yang terintegrasi, VinFast setidaknya datang dengan modal yang lebih dari cukup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VinFast Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU