Minggu, 31 MEI 2026 • 12:30 WIB

Rivian R2 Siap Jadi Penantang Tesla Model Y, Efisien Meski Berbodi Bongsor

Author

Rivian R2 (ArenaEV)

INDOZONE.ID - Persaingan mobil listrik di pasar global semakin menarik. Kali ini, sorotan datang dari Rivian yang berhasil mencatatkan hasil impresif lewat SUV listrik terbarunya, Rivian R2 Performance.

Berdasarkan data resmi dari Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, Rivian R2 Performance mampu menyamai efisiensi energi salah satu mobil listrik paling populer di dunia, yaitu Tesla Model Y Performance.

Pencapaian ini cukup mengejutkan mengingat Rivian R2 mengusung desain SUV yang lebih tegak dan bongsor dibandingkan Tesla Model Y yang terkenal dengan bentuk bodi aerodinamisnya.

Efisiensi Setara, Jarak Tempuh Lebih Unggul

Dalam pengujian EPA, Rivian R2 Performance mencatat efisiensi gabungan sebesar 105 MPGe. Angka tersebut setara dengan konsumsi energi sekitar 32 kWh untuk jarak 161 kilometer.

Menariknya, meski memiliki efisiensi yang sama, Rivian R2 menawarkan jarak tempuh lebih jauh. SUV listrik ini mampu melaju hingga 531 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Sebagai perbandingan, Tesla Model Y Performance memiliki jarak tempuh sekitar 492 kilometer.

Artinya, Rivian unggul sekitar 39 kilometer dibanding rival utamanya tersebut.

Baca juga: SUV Listrik Rivian R2 Mulai Diproduksi, Harga Hampir Tembus Rp1 Miliar

Bodi Lebih Besar dan Berat

Jika melihat spesifikasinya, hasil ini tergolong cukup mengejutkan.

Rivian R2 hadir dengan desain SUV khas Amerika yang mengotak, memiliki kaca depan lebih tegak, ground clearance lebih tinggi, dan dimensi yang terlihat lebih kekar.

Bobotnya juga mencapai sekitar 2.381 kilogram atau hampir 363 kilogram lebih berat dibanding Tesla Model Y Performance.

Biasanya, kendaraan yang lebih besar dan berat akan membutuhkan energi lebih banyak saat digunakan. Namun Rivian berhasil mengimbangi kekurangan tersebut melalui sejumlah pengembangan teknologi baru pada platform R2.

Salah satu faktor pendukungnya adalah penggunaan baterai berkapasitas 86,8 kWh, sedikit lebih besar dibanding Tesla Model Y Performance yang menggunakan baterai sekitar 84 kWh.

Pilihan Ban Berpengaruh Besar

EPA juga mencatat bahwa angka efisiensi terbaik tersebut berlaku untuk Rivian R2 Performance yang menggunakan pelek 21 inci dengan ban all-season.

Bagi konsumen yang memilih ban all-terrain untuk kebutuhan petualangan, performa efisiensinya akan sedikit menurun.

Jarak tempuh diperkirakan turun menjadi sekitar 494 kilometer, sementara konsumsi energinya menjadi lebih tinggi dibanding versi standar.

Hal ini cukup lumrah karena ban all-terrain memiliki hambatan gulir yang lebih besar dibanding ban jalan raya biasa.

Saingan Baru BMW dan Tesla

Model mobil listrik Rivian asal Amerika (Dok.Carscoops)

Menariknya, efisiensi Rivian R2 juga mendekati BMW iX3 xDrive50 terbaru.

Namun untuk urusan jarak tempuh, BMW masih unggul berkat penggunaan baterai yang lebih besar. SUV listrik asal Jerman tersebut diklaim mampu menempuh hingga 642 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Meski demikian, Rivian tetap menawarkan kombinasi menarik antara efisiensi, performa, dan karakter SUV petualang yang menjadi identitas merek tersebut.

Unggul di Kota, Tesla Masih Kuat di Tol

Data EPA menunjukkan Rivian R2 Performance lebih efisien saat digunakan di area perkotaan.

SUV listrik ini mencatat angka 114 MPGe untuk penggunaan dalam kota, sedikit lebih baik dibanding Tesla Model Y Performance yang berada di angka 111 MPGe.

Namun saat digunakan di jalan tol atau perjalanan antarkota dengan kecepatan tinggi, Tesla masih unggul berkat desain bodinya yang lebih aerodinamis.

Tesla mencatat efisiensi 100 MPGe di jalan bebas hambatan, sementara Rivian berada di angka 96 MPGe.

Baca juga: Rivian Siapkan Pikap Listrik dengan Baterai Lebih Besar, Jelajah Makin Jauh

Produksi Masih Jadi Tantangan

Meski produknya mendapat banyak perhatian, Rivian masih menghadapi tantangan dari sisi produksi.

Analis industri memperkirakan produksi Rivian R2 sepanjang tahun ini berada di kisaran 22.000 hingga 23.000 unit.

Angka tersebut masih jauh di bawah kapasitas produksi Tesla yang telah mencapai ratusan ribu unit per tahun melalui berbagai pabriknya di dunia.

Namun keberhasilan Rivian menyamai efisiensi Tesla Model Y membuktikan bahwa SUV listrik dengan desain tangguh dan karakter petualang tetap bisa menawarkan efisiensi energi yang kompetitif tanpa harus mengorbankan identitas desainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU