Rabu, 05 JUNI 2024 • 20:20 WIB

5 Kebiasaan Buruk Mengemudikan Mobil Matic yang Bisa Merusak Transmisi!

Author

Tuas Mobil Matic. (Freepik)

INDOZONE.ID - Mobil matic kini semakin populer karena kepraktisannya dalam berkendara. Jika dibandingkan mobil manual, jelas mobil matic lebih unggul.

Namun, perlu diingat bahwa mobil matic memiliki sistem transmisi yang berbeda dengan mobil manual.

Ada beberapa kebiasaan buruk dalam mengemudikan mobil matic yang dapat merusak transmisi, sehingga penting untuk mengetahuinya agar usia pakai mobil matic lebih lama.

Berikut beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari saat mengemudikan mobil matic. Simak selengkapnya dibawah ini!

Kebiasaan Buruk Pengemudi yang Merusak Transmisi Mobil Matic

1. Memaksa Pindah Gigi Sebelum Mobil Berhenti

Ilustrasi Pedal Gas dan Rem Mobil Matic

Kebiasaan ini sering dilakukan saat ingin berpindah dari gigi D ke R, atau sebaliknya. Memindahkan tuas gigi sebelum mobil benar-benar berhenti dapat menyebabkan kerusakan pada gigi transmisi dan komponen lainnya.

Tunggulah mobil hingga berhenti sepenuhnya sebelum memindahkan tuas gigi.

2. Menggeber Mesin Sebelum Masuk Gigi D

Ilustrasi perseneling mobil matic. (Car Parts)

Menginjak pedal gas dalam-dalam saat tuas transmisi di posisi N, dengan tujuan agar mobil melaju lebih kencang saat lampu hijau menyala, adalah kebiasaan yang salah.

Baca Juga: Masih Banyak yang Keliru, Ini Perbedaan Transmisi Matic AT dan CVT Pada Mobil!

Hal ini dapat menyebabkan hentakan pada transmisi dan membuatnya cepat rusak. Sebaiknya tunggu hingga lampu hijau menyala, baru pindahkan tuas gigi ke D dan injak pedal gas dengan halus.

3. Menggunakan Gigi Rendah Terlalu Lama

Tuas Mobil Matic. (Freepik)

Penggunaan gigi rendah (L) yang berlebihan, terutama pada kecepatan tinggi, dapat menyebabkan overheating pada transmisi.

Gunakan gigi rendah hanya pada kondisi tertentu, seperti saat menanjak atau melewati jalan yang macet.

4. Membiarkan Mobil Melaju Turun Tanpa Gigi

Ilustrasi perseneling mobil matic. (Car Parts)

Saat menuruni jalanan, pengemudi mobil matic sering kali membiarkan mobilnya meluncur bebas tanpa memindahkan tuas ke gigi rendah.

Hal ini dapat menyebabkan transmisi bekerja lebih keras dan membuatnya cepat aus. Gunakan engine brake dengan memindahkan tuas ke gigi rendah, untuk membantu memperlambat mobil.

5. Mengabaikan Perawatan Transmisi

Para teknisi sementara melakukan servis mobil konsumen (Dok. Honda)

Perawatan transmisi matic yang tidak sesuai dengan anjuran pabrikan dapat menyebabkan kerusakan dini.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Transmisi CVT dan AT Pada Mobil, Lebih Efisien Mana?

Pastikan untuk melakukan servis transmisi secara berkala, sesuai dengan jarak tempuh yang ditentukan.

Tips Mengemudi Mobil Matic yang Benar

Injak pedal rem dengan kaki kiri saat memindahkan tuas gigi.

  • Hindari kebiasaan mengemudi agresif, seperti menendang pedal gas atau rem secara mendadak.
  • Perhatikan temperatur mesin dan jangan biarkan overheat.
  • Parkir mobil di permukaan yang datar dan gunakan rem tangan.
  • Gunakan oli transmisi yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Dengan menghindari kebiasaan buruk dan menerapkan tips mengemudi yang benar, diharapkan dapat menjaga transmisi mobil matic agar tetap awet dan tahan lama.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU