INDOZONE.ID - Toyota bZ3X laris manis saat meluncur di China. Hanya dalam satu jam pertama setelah rilisnya, lebih dari 10.000 unit terpesan.
Melansir The Driven, SUV listrik ini diluncurkan oleh GAC Toyota, perusahaan patungan antara Toyota dan GAC Group.
bZ3X pertama kali diperkenalkan di Beijing Auto Show 2024.
Mobil ini merupakan versi produksi dari konsep BZ FlexSpace yang pernah dipamerkan di Auto Shanghai tahun sebelumnya.
Dengan desain yang terkesan lebih besar, bZ3X ternyata sedikit lebih kecil dibandingkan Toyota bZ4X.
Mobil ini hanya tersedia di China dalam tujuh varian, termasuk dua model dengan teknologi navigasi LiDAR yang setara dengan fitur full self-driving ala Tesla.
Baca Juga: 5 Perbandingan Daihatsu All New Sirion vs Toyota Agya Stylix, Mending Mana?
Harga Murahan, Fitur Gak Murahan
Soal harga, bZ3X dipasarkan mulai RMB109.800 (sekitar Rp240 jutaan) untuk varian dasar tanpa LiDAR.
Sedangkan dua varian tertinggi dengan LiDAR dipatok di RMB149.800 dan RMB159.800 (sekitar Rp330-350 jutaan).
Baca Juga: Cari Mobil Keluarga Harga Rp 200 Jutaan? Ini 5 Daftar Mobil Keluarga Terbaik yang Bisa Dipilih!
Spesifikasi, Teknologi dan Fitur
Dari segi teknologi, SUV ini mengadopsi pendekatan minimalis khas Tesla dengan layar tengah besar 14,6 inci yang ditenagai oleh chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Sementara dua varian tertingginya menggunakan sistem pengemudian pintar 5.0 dari startup China, Momenta, yang didukung chip Nvidia Orin X dengan daya komputasi tinggi.
bZ3X menawarkan berbagai pilihan baterai dengan jangkauan yang cukup impresif:
- 430 km (CLTC) dengan baterai LFP 50,03 kWh
- 520 km (CLTC) untuk model LiDAR dengan baterai LFP 58,37 kWh
- 610 km (CLTC) dengan baterai LFP 67,92 kWh
Indonesia Kebagian?
Antusiasme terhadap bZ3X begitu besar hingga situs resmi GAC Toyota sempat down akibat lonjakan pengunjung.
Ini menjadi bukti bahwa masyarakat China semakin siap beralih ke kendaraan listrik, terutama yang harganya lebih terjangkau.
Namun, ada satu kabar kurang menyenangkan bagi pasar global, termasuk Indonesia.
GAC Toyota menegaskan bahwa mereka belum memiliki rencana untuk mengekspor bZ3X ke luar China.
Jadi, untuk saat ini, SUV listrik murah ini masih eksklusif bagi konsumen Negeri Tirai Bambu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Driven