INDOZONE.ID - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, kepadatan lalu lintas diperkirakan meningkat. Jasa Marga memproyeksikan lebih dari 3 juta kendaraan keluar Jakarta selama periode liburan, dengan mobilitas naik sekitar 4 persen dari tahun lalu.
Dalam situasi seperti ini, pola stop-and-go sering bikin pengemudi cepat lelah.
Gerakan gas-rem berulang dan keharusan menjaga jarak aman membuat tubuh cepat habis, apalagi saat macet panjang.
Hyundai memiliki teknologi Smart Cruise Control (SCC) di di varian Stargazer.. Sistem ini bekerja otomatis menjaga jarak dan menyesuaikan kecepatan sesuai kondisi di depan.
Baca juga: Hyundai Gandeng NVIDIA, Bangun ‘AI Factory’ Canggih untuk Mobil Otonom dan Pabrik Pintar
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan pentingnya pembaruan Stargazer.
“Melalui Stargazer Cartenz, kami ingin membawa warisan kesuksesan Hyundai Stargazer ke tingkat yang lebih tinggi. Pembaruan ini tidak hanya menyempurnakan model sebelumnya, tetapi juga memperkuat daya saing Hyundai di segmen MPV,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima Indozone.
Fitur SCC dirancang simpel agar mudah dioperasikan, bahkan oleh pengemudi baru. Begini cara mengaktifkannya:
Tekan tombol Cruise Control di setir untuk mengaktifkan sistem.
Geser tuas kontrol ke posisi SET untuk memulai Smart Cruise Control.
Setelah aktif, mobil akan menyesuaikan kecepatan dan jarak secara otomatis.
Setelah itu, biarkan sistem bekerja. Stargazer akan menurunkan kecepatan, mengerem hingga berhenti total, lalu kembali melaju mengikuti arus tanpa perlu menginjak gas atau rem terus-menerus.
Selain Smart Cruise Control, Stargazer punya dimensi kabin luas dengan wheelbase 2.780 mm.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hyundai Motors Indonesia