Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 JULI 2026 • 19:39 WIB

B50 Mulai Berlaku, Aman Nggak Sih Buat Kendaraan?

B50 Mulai Berlaku, Aman Nggak Sih Buat Kendaraan?Penerapan B50 resmi dimulai! Simak ulasan pakar ITB mengenai efeknya pada mesin diesel, konsumsi bahan bakar, hingga hasil uji jalan terbarunya di sini. (Antara Foto/Abdan Syakura/bar)

INDOZONE.ID - Pemerintah resmi menaikkan standar bahan bakar diesel di Indonesia menjadi B50 Per 1 Juli 2026.

Buat yang belum tahu, melansir laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM), B50 merupakan racikan bahan bakar yang memadukan 50 persen minyak sawit (FAME) dengan 50perswn solar murni.

Bagi para pemilik mobil diesel yang sudah terbiasa menenggak B40, kabarnya transisi kali ini tidak akan memicu drama besar pada performa mesin.

Pakar otomotif sekaligus peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan kendaraan yang sudah lolos "fase" B40 tidak perlu cemas saat beralih ke B50.

"Karena Indonesia sudah pakai B40 selama setahun lebih, efek detergen atau pelarut dari biodiesel ini dalam mengikis kerak lama di tangki sudah jauh berkurang," ungkap Yannes dikutip dari Antara, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Mengenal Solar B50: Spesifikasi, Angka Setana, hingga Dampaknya pada Mesin Diesel Modern

Penjelasan mudahnya, tangki dan saluran bahan bakar mobil relatif sudah bersih dari endapan kotoran selama masa pakai B40.

Jadi, ketika beralih ke B50, risiko filter tersumbat akibat rontokan kotoran massal jauh lebih minim ketimbang saat kendaraan pertama kali migrasi dari solar murni ke biodiesel dulu.

B50 Mulai Berlaku, Aman Nggak Sih Buat Kendaraan?Bahan bakar diesel B50. (ESDM)

Amannya sih, pastikan saja mobil selalu mendapat servis rutin agar mesin selalu siap beradaptasi.

Emisi Lebih Bersih

B50 punya jejak karbon yang lebih ramah lingkungan.

Emisi gas buang seperti karbon monoksida dan kepekatan asapnya tercatat lebih rendah dibandingkan formula pendahulunya.

Namun, ada sedikit kompensasi yang harus dibayar.

"Dari segi emisi memang lebih bagus. Tapi, karena nilai kalor B50 ini sedikit lebih rendah, konsumsi bahan bakarnya bakal terasa agak lebih boros, walau bedanya tidak terlalu signifikan," tambah Yannes.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara, ESDM

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

B50 Mulai Berlaku, Aman Nggak Sih Buat Kendaraan?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!