Honda Vario Evo 160 dan Yamaha Aerox Alpha. (Dok. AHM/YIMM/Grafis Indozone)
INDOZONE.ID - Honda Vario Evo 160 dan Yamaha Aerox Alpha sama-sama masuk kelas skutik 150-160 cc.
Di atas kertas, performa keduanya tidak terpaut jauh. Namun, pendekatan yang diambil berbeda.
Vario Evo 160 lebih mengedepankan kepraktisan untuk mobilitas harian, sedangkan Aerox Alpha menawarkan karakter yang lebih sporty dengan sejumlah teknologi tambahan.
Kalau hanya melihat angka performa, selisih keduanya memang tipis.
Honda Vario Evo 160 dibekali mesin eSP+ 156,9 cc, empat katup, berpendingin cairan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 11,3 kW atau 15,4 PS pada 8.500 rpm, dengan torsi 14 Nm di 6.500 rpm.
Sementara itu, Yamaha Aerox Alpha menggunakan mesin 155,09 cc Blue Core dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).
Honda Vario Evo 160 CBS Nitro Glossy Grey Lime. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Baca juga: Perbedaan Vario Evo 160 CBS dan CBS Nitro, Nggak cuma Selisih Rp250 Ribu
Baca juga: Intip Warna Baru Yamaha Aerox Alpha di IIMS 2026
Output tenaganya juga 11,3 kW atau 15,4 PS, tetapi dicapai pada 8.000 rpm. Torsi maksimumnya sedikit lebih besar, yakni 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Pada varian Turbo, Aerox Alpha juga dibekali teknologi YECVT yang dipadukan dengan Riding Mode dan Y-Shift.
Intip Warna Baru Yamaha Aerox Alpha di IIMS 2026 (Indozone/Sagita)
Sistem tersebut dirancang untuk memberikan sensasi akselerasi yang berbeda dibanding CVT konvensional.
Lalu, mana yang lebih nyaman dipakai setiap hari?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: AHM, YIMM