Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/rawpixel)
INDOZONE.ID - Sering dianggap serupa, tune up dan gurah mesin sebenarnya adalah dua jenis perawatan mesin yang berbeda.
Walaupun keduanya berfokus pada pengembalian performa kendaraan, mekanisme dan area sasarannya memiliki perbedaan signifikan.
Penting bagi pemilik mobil untuk memahami fungsi masing-masing agar perawatan mesin lebih tepat sasaran.
Lantas, seperti apa perbedaan tune up dan gurah mesin? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Baca juga: 5 Tips Menjaga Stamina Berkendara saat Berpuasa Agar Tetap Selamat dan Aman
Gurah mesin mobil merupakan langkah pembersihan ruang bakar mesin tanpa perlu membongkarnya. Biasanya, perawatan ini dilakukan hanya jika ada keluhan pada mesin, seperti suara ngelitik atau tarikan mesin yang terasa loyo.
Gurah mesin menjadi solusi efektif untuk membersihkan ruang bakar tanpa bongkar mesin.
Melalui penggunaan cairan carbon cleaner khusus, kerak karbon yang menghambat efisiensi pembakaran dapat diangkat, disedot secara vakum, dan dikeringkan total.
Untuk menjaga performa tetap stabil, lakukan servis ini setiap kelipatan 10.000–15.000 km.
Pemilihan produk pembersih yang aman sangat krusial untuk memastikan proses pembersihan berlangsung maksimal tanpa merusak material mesin.
Berbeda dengan gurah mesin, tune up mobil adalah proses penyesuaian ulang seluruh komponen yang ada pada mesin.
Tujuannya jelas, untuk menjaga agar mesin tetap bekerja dengan optimal dan memperpanjang usia pakainya.
Jangan tunggu mesin bermasalah, sebaiknya lakukan tune up rutin setiap satu tahun sekali atau saat odometer menyentuh angka 120.000 km.
Dalam proses ini, teknisi akan mengecek komponen vital seperti aki, filter udara, tali kipas, dan busi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu