Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 16:33 WIB

1 Orang Tewas Usai Mobil Xiaomi Terbakar, Pintu Tak Bisa Dibuka karena Listrik Padam

Author

Mobil Xiaomi terbakar di Chengdu, pintu tak bisa dibuka. Investigasi ungkap detail kecepatan dan sistem gagal daya. (Carnewschina)

INDOZONE.ID - Seorang pemilik mobil Xiaomi tewas setelah kecelakaan hebat yang berujung kebakaran di Chengdu, Tiongkok, 13 Oktober 2025. 

Laporan forensik menyebut kendaraan melaju hingga 167 km/jam saat tabrakan, dan pintu tidak dapat dibuka setelah sistem tegangan rendah kehilangan daya.

Insiden ini memicu perdebatan serius soal desain pintu elektrik dan standar keselamatan kendaraan listrik.

Korban diketahui pria 31 tahun bernama Deng. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari di Jalan Tianfu Selatan, Chengdu.

Kronologi Kecelakaan Mobil Xiaomi di Chengdu

Berdasarkan laporan investigasi dari Pusat Penilaian Yudisial Transportasi Huaxi Sichuan yang dikutip majalah Caixin, mobil tersebut melaju sekitar 203 km/jam tiga detik sebelum tabrakan.

Kecepatan turun menjadi 167 km/jam saat menghantam kendaraan di depan, lalu 138 km/jam ketika menabrak pembatas jalan tengah.

Baca juga: Debut Bersejarah! Xiaomi SU7 Ultra Resmi Masuk Gran Turismo 7

Baca juga: Xiaomi Rilis Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 902 Km, Ini Keunggulannya

Mobil kemudian terbakar. Saksi mata menyebut api muncul beberapa kali dalam rentang lima menit.

Mobil Xiaomi terbakar di Chengdu, pintu tak bisa dibuka. Investigasi ungkap detail kecepatan dan sistem gagal daya. (Carnewschina)

Yuan, salah satu saksi, menggambarkan situasi di lokasi kejadian. Upaya penyelamatan dilakukan warga sekitar, tetapi pintu kendaraan tidak bisa dibuka.

Seseorang bahkan terlihat menarik pintu pengemudi dengan sangat kuat hingga terhuyung mundur. Namun pintu tetap tertutup rapat.

Penyelamat lain memecahkan kaca menggunakan kunci inggris dan mencoba menjangkau pegangan bagian dalam.

Mereka melaporkan pintu “tidak mau terbuka” sesaat sebelum terdengar ledakan teredam dari bawah kendaraan.

Sistem Pintu Elektrik Jadi Sorotan

Laporan forensik menyebut penyebab utama sulitnya evakuasi adalah kegagalan sistem tegangan rendah setelah benturan.

“Pintu tidak dapat dibuka dari luar karena tabrakan menyebabkan sistem tegangan rendah kehilangan daya, sehingga menonaktifkan fungsi pembuka gagang pintu,” demikian laporan tersebut dikutip Carnewschina, Kamis (26/2/2026).

Mobil Xiaomi tersebut menggunakan pintu elektrik dengan tombol pembuka di bagian luar. Tidak ada gagang mekanis darurat eksternal yang bisa digunakan tanpa daya listrik.

Memang terdapat mekanisme pelepas darurat di dalam kabin. Namun posisinya mengharuskan seseorang mengulurkan tangan sepenuhnya melalui jendela untuk menjangkaunya dari luar.

Wartawan Caixin menguji langsung model serupa di ruang pamer dan mengonfirmasi posisi tuas darurat tersebut tidak mudah diakses dalam kondisi darurat.

Kasus ini disebut sebagai insiden kebakaran kendaraan Xiaomi ketiga sepanjang 2025.

Sebelumnya pada Maret 2025, sebuah Xiaomi SU7 mengalami kecelakaan di Tongling, Provinsi Anhui, yang menewaskan tiga orang. Saat itu, isu pintu yang terkunci pasca-tabrakan juga sempat muncul.

Peristiwa beruntun ini membuat otoritas bergerak. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China telah menyusun standar wajib baru untuk pegangan pintu kendaraan.

Regulasi yang disetujui Januari lalu mewajibkan semua mobil memiliki pegangan mekanis yang tetap bisa dioperasikan tanpa daya listrik, termasuk setelah kegagalan baterai atau insiden panas berlebih.

Produsen diberi waktu hingga 2027 untuk model baru dan 2029 untuk model lama.

Tanggung Jawab dan Pertanyaan Keselamatan

Investigasi menyatakan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian.

Namun keluarga korban menolak kesimpulan yang sepenuhnya menyalahkan pengemudi.

Kuasa hukum mereka menyebut tanggung jawab atas tabrakan tidak otomatis menutup kemungkinan adanya masalah desain keselamatan.

Menurut mereka, apakah kendaraan memungkinkan korban keluar setelah kecelakaan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU