INDOZONE.ID - Mudik Lebaran selalu bikin rest area di jalan tol jadi titik paling sibuk.
Kapasitas parkir terbatas, sementara kendaraan datang dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
oleh karena itu, etika parkir di rest area penting dipahami agar antrean tidak makin panjang dan perjalanan tetap aman.
Strategi Parkir di Rest Area Tol
Begitu memasuki kawasan rest area, turunkan kecepatan kendaraan. Idealnya sekitar 40 km/jam di jalur utama area istirahat.
Saat mendekati pom bensin atau area parkir, kecepatan sebaiknya turun lagi ke sekitar 5–10 km/jam.
Baca juga: Mudik Lebaran 2026: One Way Tol Diperpanjang hingga KM 414
Baca juga: 5 Tips Mudik Asik Naik Mobil Hybrid yang Harus Kamu Perhatikan, Irit Gak Sih?
Banyak kendaraan manuver di ruang sempit, ditambah pejalan kaki seperti anak kecil atau lansia.
Pilih tempat parkir yang cukup ramai.
Bukan karena lebih nyaman, tapi biasanya lebih aman untuk kendaraan dan barang bawaan.
Perhatikan juga marka jalan serta rambu di area parkir.
Parkir harus tetap di dalam garis yang tersedia agar mobil lain masih punya ruang manuver.
Berapa Lama Boleh Berhenti?
Selama musim mudik, waktu berhenti di rest area biasanya dibatasi.
Pengelola tol dan polisi bisa meminta pengendara melanjutkan perjalanan jika antrean sudah menumpuk.
Idealnya, waktu istirahat cukup sekitar 30 menit.
Gunakan waktu itu untuk isi BBM, ke toilet, makan cepat, atau sekadar meregangkan badan.
Kalau ingin tidur sebentar di mobil, pastikan ventilasi udara cukup. AC boleh dinyalakan, tapi buka kaca sekitar 2–3 cm untuk sirkulasi.
Microsleep, tidur sejenak tanpa sadar saat mengemudi, menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalan tol.
Karena itu, perjalanan lebih dari enam jam sebaiknya melibatkan dua pengemudi yang bisa bergantian.
Parkir Rapi dan Aman
Setelah menemukan slot parkir, posisikan mobil tepat di tengah garis batas. Jangan terlalu ke kiri atau kanan.
Parkir yang terlalu mepet sering berujung bodi mobil tergores pintu kendaraan lain. Situasi ini makin sering terjadi saat rest area penuh.
Ada juga kebiasaan meninggalkan barang tertentu di dalam mobil saat parkir.
Korek api, aerosol, atau powerbank berbasis lithium sebaiknya tidak ditaruh di kabin yang terpapar matahari langsung.
Suhu tinggi bisa membuat benda-benda tersebut memuai dan berisiko meledak.
Jangan Tinggalkan Barang Berharga
Rest area adalah tempat publik dengan lalu lintas orang sangat tinggi. Itu artinya risiko pencurian juga ada.
Handphone, laptop, dan dompet sebaiknya dibawa saat turun dari mobil.
Jika harus ditinggal, simpan di tempat yang tidak terlihat dari luar.
Sebagai tambahan keamanan, gunakan kaca film dengan tingkat tembus cahaya sesuai aturan.
Kaca kendaraan boleh menggunakan kaca berwarna asalkan masih memiliki Visible Light Transmission (VLT) minimal 70 persen.
Kunci pintu kendaraan dengan benar sebelum meninggalkan mobil.
Kalau ada alarm atau sistem keamanan tambahan, aktifkan juga.
Keluar Rest Area Jangan Langsung Ngebut
Banyak pengemudi langsung menekan gas begitu keluar dari rest area. Padahal itu bisa berbahaya.
Bangun kecepatan secara bertahap hingga minimal 60 km/jam sebelum kembali ke jalur utama tol.
Tujuannya agar kecepatan kendaraan sudah mendekati arus lalu lintas.
Perhatikan juga blind spot kendaraan besar seperti bus dan truk.
Mereka sering keluar dari rest area pada waktu bersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor, Korlantas Polri