INDOZONE.ID - Chery Tiggo Cross CSH terbakar di Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Chery Indonesia menjelaskan penyebab insiden bukan karena kegagalan komponen kendaraan.
Berdasarkan hasil investigasi perusahaan, kebakaran dipicu oleh faktor eksternal.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara menyeluruh, insiden ini dipicu oleh adanya faktor eksternal berupa kain perca yang tertinggal di dekat area lower arm dan berada dekat dengan exhaust manifold bersuhu sangat tinggi saat beroperasi. Hal tersebut, memicu terjadinya percikan api yang menyebabkan kebakaran," isi pernyataan Chery Indonesia yang diterima Indozone, Kamis (9/7/2026).
Baca juga: Chery Q Dipesan 3.000 Unit, Jadi Penantang Serius Wuling Air EV?
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Cihanjuang No. 1, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Sebelumnya, video mobil berwarna Black Platinum yang mengeluarkan asap lalu terbakar, sempat ramai beredar di media sosial.
Narasi yang beredar menyebut pemilik baru menggunakan mobil tersebut sekitar tujuh bulan.
Saat melaju, kendaraan disebut tiba-tiba mengeluarkan asap sebelum akhirnya dilalap api.
Chery Indonesia menyatakan langsung menghubungi konsumen pada hari yang sama, yakni 4 Juli 2026.
Perusahaan juga memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Setelah menerima laporan, tim Chery berkoordinasi dengan pihak terkait dan membawa kendaraan ke diler resmi untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Selama proses investigasi berlangsung, pemilik juga mendapat kendaraan pengganti.
Menurut hasil pemeriksaan, tidak ada indikasi kerusakan pada komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan.
Investigasi justru mengarah pada benda asing yang berada di ruang mesin.
Hasil Investigasi
Chery menjelaskan sumber api berasal dari kain perca yang tertinggal di dekat area lower arm dan berada sangat dekat dengan exhaust manifold yang memiliki suhu tinggi ketika mesin beroperasi.
Gesekan panas tersebut kemudian memicu percikan api hingga akhirnya menyebabkan kebakaran.
Exhaust manifold merupakan komponen mesin yang menyalurkan gas buang dari silinder menuju sistem pembuangan.
Saat kendaraan digunakan, suhu komponen ini memang bisa sangat tinggi sehingga benda yang mudah terbakar di sekitarnya berpotensi memicu api.
Menyusul hasil investigasi tersebut, Chery Indonesia mengumumkan beberapa langkah evaluasi.
Perusahaan akan memperkuat edukasi mengenai perawatan kendaraan, melakukan evaluasi terhadap proses kerja di jaringan bengkel resmi, serta menggelar pelatihan ulang bagi seluruh personel layanan.
Langkah itu dilakukan agar proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan mengikuti standar yang lebih ketat dan konsisten.
Pemilik kendaraan pun mengaku puas dengan proses penanganan yang diberikan Chery Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi penanganan insiden oleh Chery Indonesia yang dilakukan secara cepat dan tanggap. Komunikasi serta pendampingan yang berjalan dengan sangat baik membuat kami merasa lebih tenang dalam menghadapi situasi seperti ini. Kami pun telah menerima hasil pemeriksaan yang menyeluruh dan transparan, sekaligus mencapai solusi bersama,” papar ibu L dan bapak L pemilik Chery Tiggo Cross CSH.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Chery Indonesia