Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 18:30 WIB

Awas! Motor Turun Mesin Bisa Ngabisin Jutaan Rupiah, Ini Penyebabnya

Awas! Motor Turun Mesin Bisa Ngabisin Jutaan Rupiah, Ini PenyebabnyaIlustrasi servis motor (Freepik/jaynothing)

INDOZONE.ID - Turun mesin atau overhaul adalah kondisi ketika mesin motor harus dibongkar total karena kerusakan serius. Biayanya bisa jutaan rupiah dan bikin pemilik motor pusing.

Penyebabnya beragam, mulai dari telat ganti oli, jarang servis, hingga kebiasaan buruk berkendara.

Turun mesin bukan sekadar perbaikan ringan. Mekanik harus membongkar mesin dari rangka untuk memperbaiki atau mengganti komponen yang rusak.

Gejalanya bisa dilihat dari asap putih keluar knalpot, suara mesin kasar, atau motor susah dihidupkan. Kalau dibiarkan, kerusakan makin parah.

Ini penyebab motor turun mesin dilansir dari laman Suzuki Indonesia

Baca juga: 5 Penyebab Mesin Motor Susah Hidup Saat Pagi Hari: Ini Bagian yang Bermasalah dan Wajib Dicek!

1. Telat Ganti Oli

Oli adalah "darah" mesin. Kalau tidak diganti tepat waktu, oli akan mengental, kotor, dan kehilangan fungsinya. Akibatnya piston, ring piston, hingga bearing bekerja tanpa pelumasan maksimal.

Gesekan logam tanpa pelindung bisa bikin piston macet atau ring piston patah. Idealnya, ganti oli tiap 2.000–4.000 km sesuai rekomendasi pabrikan.

Baca juga: Mau Pakai Box Touring untuk Motor? Ini 5 Hal yang Wajib Banget Kamu Perhatikan Sebelum Memasangnya!

2. Jarang Servis Rutin

Servis berkala bukan cuma soal oli, tapi juga pengecekan filter udara, busi, sistem bahan bakar, hingga pendingin. Tanpa servis, masalah kecil bisa menumpuk jadi kerusakan besar yang berujung overhaul.

3. Sering Menerjang Banjir

Air bisa masuk ke mesin lewat intake udara atau celah komponen, bercampur dengan oli, lalu merusak pelumasan. Dalam kasus ekstrem, bisa terjadi hydro lock—mesin terkunci karena kompresi air.

Kerusakan ini biasanya baru terasa setelah mesin mulai kehilangan tenaga atau bahkan macet total.

4. Air Radiator Jarang Diganti

Buat motor pendingin cair, air radiator wajib diganti rutin. Kalau tidak, kotoran dan karat bisa menyumbat sistem pendingin dan bikin mesin overheat.

Risiko terburuknya, kepala silinder melengkung atau ring piston rusak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Awas! Motor Turun Mesin Bisa Ngabisin Jutaan Rupiah, Ini Penyebabnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!