Ilustrasi Baterai Sepeda Listrik (Freepik)
INDOZONE.ID - Sepeda listrik kini semakin populer untuk mobilitas jarak dekat. Saat ini sudah banyak masyarakt menggunakan sepeda listrik untuk berangkat kerja, ke kampus, hingga sekadar berkeliling lingkungan rumah. Namun, di balik kemudahannya, ada satu kebiasaan sepele yang sering dilakukan pengguna tanpa disadari: mengisi baterai terlalu lama.
Padahal, baterai adalah jantung dari sepeda listrik. Kondisinya sangat menentukan performa, jarak tempuh, hingga usia pakai kendaraan.
Cara pengisian yang kurang tepat, termasuk membiarkan charger terpasang terlalu lama, bisa berdampak pada kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Baca juga: 7 Tips Merawat Sepeda Listrik agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan
Banyak orang berpikir bahwa semakin lama baterai diisi, maka semakin baik hasilnya. Faktanya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Baterai sepeda listrik memiliki batas kapasitas tertentu. Saat daya sudah penuh tetapi pengisian terus berlangsung, risiko panas berlebih dan penurunan kualitas baterai bisa meningkat.
Overcharge yang terjadi berulang kali dapat membuat kapasitas baterai menurun lebih cepat. Akibatnya, jarak tempuh sepeda listrik menjadi lebih pendek dan performanya tidak lagi optimal seperti saat pertama digunakan. Selain itu, panas berlebih juga berpotensi memengaruhi komponen kelistrikan lainnya.
Baca juga: Aman atau Berisiko? Ini 5 Fakta Mengecas Sepeda Listrik Semalaman
Agar tidak mengisi daya terlalu lama, pengguna perlu mengenali tanda-tanda baterai sepeda listrik sudah penuh. Untungnya, hal ini bisa diketahui dengan cukup mudah, baik secara manual maupun digital.
Mayoritas sepeda listrik, dibekali dengan lampu indikator charger menjadi penanda utama. Saat baterai masih diisi, lampu biasanya menyala merah. Ketika baterai sudah penuh, warna lampu akan berubah menjadi hijau atau biru, tergantung standar pabrikan.
Baca juga: Ofero Stareer 5 Lit Resmi Meluncur, Sepeda Listrik 130 KM
Perubahan warna ini menandakan arus pengisian telah berhenti atau berada di level aman. Selain itu, adaptor charger yang sebelumnya terasa hangat biasanya akan kembali dingin saat pengisian selesai. Ini menjadi tanda tambahan bahwa baterai tidak lagi menerima daya besar.
Sepeda listrik modern kini dilengkapi panel digital yang menampilkan kondisi baterai secara real-time. Indikator dapat berupa bar atau persentase.
Jika layar menunjukkan 100 persen atau seluruh bar terisi penuh, itu artinya baterai sudah siap digunakan dan charger sebaiknya segera dilepas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yadea.id