Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia.
INDOZONE.ID - Motor kopling adalah jenis motor yang banyak digunakan pengendara yang ingin memiliki kontrol lebih atas kendaraan, terutama untuk motor sport atau motor besar.
Namun, terkadang motor kopling bisa mengalami masalah yang cukup mengganggu, salah satunya adalah kopling 'ngempos'.
Kopling 'ngempos' terjadi ketika perpindahan gigi tidak terjadi dengan mulus, mesin berputar tapi motor gak bergerak seperti semestinya.
Lalu, apa saja penyebab motor kopling 'ngempos'? Berikut penjelasannya!
Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia.
Salah satu penyebab utama motor kopling 'ngempos' adalah kampas kopling yang sudah aus atau tipis. Kampas kopling berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan tenaga dari mesin ke roda motor.
Seiring dengan pemakaian, kampas kopling akan mengalami keausan dan tidak bisa berfungsi maksimal.
Ketika kampas kopling sudah aus, kemampuan kopling untuk mencengkeram puli penggerak akan berkurang, sehingga menyebabkan kopling 'ngempos' atau selip.
Hal ini menyebabkan mesin tetap berputar, namun roda motor tidak ikut bergerak dengan semestinya.
Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)
Kabel kopling yang kendor atau rusak juga bisa menjadi penyebab motor kopling 'ngempos'. Kabel kopling berfungsi untuk menghubungkan tuas kopling dengan sistem kopling di mesin motor.
Baca Juga: AHM Pamerkan Dua Konsep Motor Listrik di IIMS 2025: Modelnya Ganteng Banget!
Jika kabel kopling kendor, maka tuas kopling tidak akan bekerja secara maksimal, sehingga kopling tidak sepenuhnya menekan puli penggerak.
Akibatnya, sistem kopling akan selip dan menyebabkan kopling 'ngempos'. Masalah ini seringkali terjadi pada motor yang sudah digunakan dalam waktu lama atau tidak dirawat dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki.co.id