Senin, 30 JUNI 2025 • 13:06 WIB

Motor Matic Mogok Karena Banjir? Ini 5 Langkah Perbaikan yang Bisa Kamu Lakukan dengan Mudah

Author

Ilustrasi motor mogok. (Freepik)

INDOZONE.ID - Musim hujan seringkali membawa tantangan tersendiri bagi para pengendara motor, terutama bagi pengguna motor matic. Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah motor mogok karena terendam banjir atau melewati genangan air yang cukup tinggi. 

Ketika motor matic mogok akibat banjir, banyak orang langsung panik atau terburu-buru membawanya ke bengkel. Padahal, ada beberapa langkah awal yang bisa kamu lakukan sendiri untuk menangani kondisi ini.

Dengan penanganan yang cepat dan tepat, kamu bisa menghindari kerusakan lebih parah serta menghemat biaya servis yang tidak sedikit.

Dalam artikel ini, Indozone akan membahas tentang perbaikan sederhana namun efektif yang bisa dilakukan saat motor matic mogok karena banjir.  Yuk, simak selengkapnya agar motor kamu kembali menyala dan siap digunakan kembali!

Cara Perbaikan Motor Matic Mogok Karena Banjir yang Mudah

1. Matikan Mesin dan Jangan Paksa Menyalakan

Ilustrasi motor mogok. (Freepik)

Langkah pertama yang paling penting ketika motor matic mogok karena banjir adalah segera matikan mesin. Jangan memaksa menyalakan motor karena hal ini bisa memperparah kerusakan pada ruang bakar dan sistem kelistrikan.

Air yang masuk ke ruang mesin tidak bisa dikompresi seperti bahan bakar, sehingga dapat menyebabkan piston bengkok atau bahkan jebol jika dipaksa distarter. Setelah motor mati, dorong motor ke tempat yang aman dan kering.

Biarkan motor dalam posisi tegak agar air tidak semakin masuk ke bagian dalam. Menunggu beberapa saat juga bisa membantu air keluar secara alami dari knalpot atau bagian bawah mesin.

Langkah ini sederhana namun sangat krusial dalam mencegah kerusakan fatal.

2. Lepaskan Busi dan Kuras Air dari Ruang Bakar

Ilustrasi busi. (Indozone/WK)

Setelah mesin benar-benar mati, langkah selanjutnya adalah membuka busi. Busi yang basah akibat kemasukan air akan menghambat proses pengapian.

Dengan membuka busi, kamu bisa mengecek apakah ada air di dalam ruang bakar dan mengurasnya dengan cara men-starter motor secara manual (kick starter) tanpa busi terpasang.

Baca juga: 8 Penyebab Motor Mogok Mendadak dan Cara Mengatasinya, Gak Perlu Panik!

Langkah ini bertujuan agar air bisa terdorong keluar dari ruang bakar. Setelah air dikeluarkan, keringkan busi dengan kain bersih atau tiupan angin, lalu pasang kembali.

Bila busi sudah aus atau rusak, sebaiknya diganti dengan yang baru untuk memastikan pengapian bekerja optimal kembali.

3. Cek dan Kuras CVT jika Terendam

CVT Motor Vespa Matic. (Instagram/@ajm_skuter)

Motor matic memiliki sistem transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) yang sangat rentan terhadap air. Jika bagian CVT terendam banjir, air bisa masuk dan menyebabkan v-belt tergelincir, kopling selip, atau bahkan karat pada komponen di dalamnya.

Baca juga: 5 Cara Aman Motor Matic Terobos Banjir supaya Gak Mogok, Wajib Perhatikan Tips Berikut

Kamu bisa membuka cover CVT menggunakan kunci pas standar, lalu menguras air dan membersihkan bagian dalamnya.

Setelah air dikuras, lap bagian dalam CVT dengan kain kering dan biarkan terbuka beberapa menit agar sisa kelembapan menguap. Jangan lupa cek kondisi v-belt dan roller.

Jika terlihat licin, retak, atau aus, sebaiknya diganti. Membersihkan CVT dengan benar akan mengembalikan akselerasi motor ke performa semula.

4. Periksa dan Ganti Oli Mesin

Ilustrasi mengisi oli motor. (freepik)

Salah satu langkah penting setelah motor matic mogok karena banjir adalah mengganti oli mesin. Air yang masuk ke dalam ruang oli akan bercampur dan mengubah warna oli menjadi keputihan atau seperti susu.

Oli yang tercampur air tidak bisa melumasi mesin dengan baik dan dapat merusak komponen dalam mesin.Kuras seluruh oli dari mesin dan biarkan beberapa menit agar semua cairan keluar.

Baca juga: Fitur Idling Stop System di Motor Matic: Benarkah Bikin Lebih Irit BBM?

Setelah itu, isi kembali dengan oli baru sesuai spesifikasi motor kamu. Lakukan penggantian dua kali jika air yang masuk cukup banyak, agar tidak ada sisa air yang tertinggal di dalam mesin. Mengganti oli adalah langkah vital untuk memastikan mesin tetap awet setelah terkena banjir.

5. Cek Sistem Kelistrikan dan Keringkan Komponen Elektrik

Ilustrasi aki motor. (Istimewa)

Sistem kelistrikan pada motor matic sangat sensitif terhadap air, terutama pada soket, CDI, dan aki. Jika motor mogok karena banjir, kamu wajib memeriksa bagian-bagian ini.

Lepas semua soket yang bisa dijangkau, keringkan dengan kain atau gunakan semprotan contact cleaner untuk membersihkan sisa air dan mencegah karat.  Pastikan juga aki dalam kondisi baik dan tidak konslet.

Baca juga: Dear Newbie, Ini 5 Tips Aman Touring Naik Motor Matic yang Harus Kamu Pahami dan Pelajari

Jika motor masih tidak menyala setelah komponen dikeringkan, bisa jadi ada korsleting yang memerlukan penanganan lebih lanjut di bengkel. Tapi dalam banyak kasus, pengeringan yang teliti sudah cukup untuk membuat sistem kelistrikan kembali normal.

Menghadapi motor matic yang mogok karena banjir memang bikin panik, tapi dengan langkah yang tepat, kamu bisa mengatasinya sendiri tanpa harus langsung ke bengkel.

Penting untuk tidak panik dan tidak memaksakan mesin menyala, karena itu justru memperparah kerusakan. Lakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari busi, oli, hingga sistem kelistrikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hondacengkareng.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU