Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 15:05 WIB

Jangan Disepelein, Ini 5 Tanda Kopling Motor Ngeloss yang Harus Kamu Deteksi Sebelum Terlambat!

Author

Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia. (Wahana Honda)

INDOZONE.ID - Kopling merupakan salah satu komponen vital pada motor, terutama motor manual dan motor matic yang mengandalkan sistem CVT.

Sayangnya, banyak pengendara yang sering mengabaikan gejala awal kopling bermasalah.

Padahal, kopling yang mulai ngeloss bukan cuma bikin performa motor menurun, tapi juga bisa berujung kerusakan komponen lain kalau dibiarkan terlalu lama.

Masalah kopling ngeloss biasanya muncul secara bertahap. Awalnya terasa sepele, tapi lama-lama motor jadi tidak nyaman dikendarai dan biaya perbaikannya bisa membengkak.

Supaya kamu bisa lebih waspada, berikut lima tanda kopling motor mulai ngeloss yang wajib kamu pahami sejak dini.

Pertanda Kopling Motor Ngeloss yang Harus Diperhatikan

1. Tarikan Motor Terasa Lemah dan Tidak Responsif

Marc Marquez dengan Honda CBR1000RR-R Fireblade SP. (asphaltandrubber.com)

Salah satu tanda paling umum dari kopling ngeloss adalah, tarikan motor yang terasa berat dan lambat, terutama saat mulai jalan atau ketika gas diputar lebih dalam.

Mesin sebenarnya sudah berputar tinggi, tapi tenaga yang sampai ke roda terasa tidak maksimal.

Kondisi ini terjadi karena kampas kopling sudah aus sehingga tidak bisa mencengkeram dengan sempurna. Akibatnya, tenaga dari mesin tidak tersalurkan optimal ke roda belakang.

Kalau dibiarkan, motor akan terasa makin loyo dan boros bensin karena mesin terus dipaksa bekerja lebih keras.

2. Putaran Mesin Tinggi tapi Kecepatan Tidak Bertambah

Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)

Tanda lain yang sering diabaikan adalah ketika putaran mesin naik cukup tinggi, namun kecepatan motor tidak ikut meningkat secara signifikan. Situasi ini biasanya terasa saat menyalip atau saat melaju di jalanan menanjak.

Ini menandakan kopling sudah mulai selip. Kampas kopling tidak lagi mampu menahan torsi mesin dengan baik sehingga terjadi kehilangan tenaga.

Baca juga: 5 Tips Beli Motor Kopling Bekas yang Wajib Banget Jadi Bahan Pertimbangan, Jangan Sampai Nyesal!

Selain bikin motor tidak bertenaga, kondisi ini juga mempercepat keausan komponen kopling dan berpotensi merusak bagian transmisi.

3. Akselerasi Terasa Tersendat dan Tidak Halus

ilustrasi mengendarai motor kopling (Pinterest.com/Jcomp)

Kopling yang masih sehat, seharusnya memberikan akselerasi yang halus dan konsisten. Namun, jika kamu mulai merasakan motor tersendat saat berakselerasi, apalagi di gigi rendah, itu bisa jadi sinyal awal kopling mulai bermasalah.

Baca juga: Mau Liburan Nataru? Ini 5 Motor Kopling Terbaik yang Tenaganya Buas dan Cocok untuk Dibawa Liburan!

Gejala ini biasanya muncul karena permukaan kampas kopling sudah tidak rata atau per kopling mulai melemah.

Efeknya, perpindahan tenaga dari mesin ke roda jadi tidak stabil, dan bikin pengalaman berkendara terasa kurang nyaman, terutama saat macet atau stop and go.

4. Muncul Bau Gosong dari Area Mesin atau CVT

Ilustrasi servis motor (Freepik/jaynothing)

Bau gosong yang muncul setelah motor dipakai, terutama saat menanjak atau membawa beban berat, patut diwaspadai. Bau ini biasanya berasal dari kampas kopling yang terlalu panas akibat selip terus-menerus.

Baca juga: 5 Kelebihan Kawasaki W175 Terbaru 2025, Motor Kopling Terbaru yang Jadi Incaran Anak Muda!

Kalau kondisi ini sering terjadi, berarti kampas kopling sudah bekerja di luar batas normalnya. Panas berlebih tidak hanya merusak kampas, tapi juga bisa berdampak ke komponen lain di sekitarnya.

Kalau sudah tercium bau gosong, sebaiknya segera lakukan pengecekan sebelum kerusakan makin parah.

5. Konsumsi BBM Mendadak Lebih Boros

Ilustrasi isi bbm ron tinggi. (freepik)

Kopling ngeloss juga bisa berdampak langsung ke konsumsi bahan bakar. Karena tenaga mesin tidak tersalurkan dengan baik, pengendara cenderung menarik gas lebih dalam agar motor tetap bisa melaju sesuai keinginan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Motor Kopling Terbaru dengan Bujet Rp30 Jutaan untuk Anak Muda, Auto Ganteng di Jalan

Akibatnya, bensin jadi lebih cepat habis tanpa disadari. Kalau kamu merasa gaya berkendara tidak berubah tapi konsumsi BBM tiba-tiba jadi boros, bisa jadi penyebabnya ada di sistem kopling yang mulai aus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU