INDOZONE.ID - Belakangan ini, banyak sekali yang mencari unit Honda Vario LED Old 125 bekas untuk dijadikan motor modifikasian. Meski statusnya bukan model terbaru, motor matic yang satu ini masih banyak dipakai harian, bahkan dipilih buat touring jarak menengah.
Mesinnya dikenal bandel, posisi duduknya nyaman, dan konsumsi BBM-nya cukup irit. Tapi biar performanya tetap enak dan mesinnya awet, perawatannya gak boleh asal.
Ada beberapa hal penting yang wajib kamu perhatiin kalau Vario LED Old 125 kamu pengin selalu siap diajak jalan jauh. Berikut ini, 5 cara merawat Honda Vario LED Old 125 supaya mesinnya tetap sehat dan gak rewel saat dipakai touring.
Tips Merawat Honda Vario LED Old 125 Bekas Supaya Mesinnya Terawat
1. Rutin Ganti Oli Mesin Tepat Waktu
Oli mesin adalah nyawa dari performa Vario LED Old 125. Kalau sering telat ganti oli, gesekan di dalam mesin bakal makin kasar dan bikin performa turun. Idealnya, oli diganti setiap 2.000–2.500 km atau maksimal sebulan sekali kalau motor dipakai harian.
Saat touring, oli yang masih fresh bikin mesin lebih adem, tarikan lebih halus, dan konsumsi bensin tetap stabil meski dipakai jarak jauh.
2. Perhatikan Kondisi CVT dan Bersihkan Secara Berkala
Sebagai motor matic, sektor CVT wajib banget dirawat. Debu dan kotoran yang numpuk di rumah CVT bisa bikin tarikan berat dan getaran muncul.
Baca juga: 5 Perawatan CVT Motor Matic yang Perlu Kamu Lakukan Supaya Performanya Tetap Ngacir!
Bersihkan CVT setiap 8.000–10.000 km, sekalian cek kondisi v-belt, roller, dan kampas ganda. Kalau komponen ini masih sehat, motor bakal terasa enteng saat dipakai nanjak atau bawa barang saat touring.
3. Cek dan Setel Klep Supaya Mesin Tetap Halus
Banyak pemilik Vario LED Old yang lupa soal setelan klep. Padahal, klep yang mulai renggang atau terlalu rapat bisa bikin mesin berisik dan tenaga terasa loyo.
Baca juga: Ini Detail Fitur, Desain dan Harga Motor Matic Honda Vario Tipe Street 2025
Setelan klep sebaiknya dicek tiap 12.000 km atau saat mesin mulai terasa kasar. Klep yang pas bikin suara mesin lebih halus, akselerasi lebih enak, dan motor tetap nyaman dipakai perjalanan jauh.
4. Jaga Sistem Pendinginan dan Kondisi Radiator
Vario LED Old 125 sudah pakai pendingin cairan, jadi radiator harus selalu dalam kondisi prima. Pastikan air radiator selalu di level yang dianjurkan dan gak keruh.
Baca juga: All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur, Kini Hadir Varian 'Street' yang Lebih Sporty dan Macho!
Selang radiator juga perlu dicek supaya gak ada kebocoran. Sistem pendinginan yang sehat bikin mesin gak gampang overheat, apalagi saat touring siang hari atau kena macet panjang.
5. Rutin Cek Filter Udara dan Busi
Filter udara yang kotor, bikin pembakaran gak sempurna dan tarikan motor jadi berat. Bersihkan filter udara setiap 4.000–6.000 km, atau ganti kalau kondisinya sudah terlalu kotor.
Jangan lupa cek busi, karena busi yang mulai aus bikin mesin susah langsam dan boros bensin. Kombinasi filter udara bersih dan busi sehat bikin Vario LED Old 125 tetap responsif dan irit saat dipakai jauh.
Baca juga: Mending Honda Scoopy Prestige atau Vario 125 Terbaru? Cek Perbandingannya di Bawah Ini!
Dengan perawatan yang tepat dan rutin, Honda Vario LED Old 125 masih sangat layak dijadikan motor touring. Mesinnya bisa tetap awet, performanya terjaga, dan perjalanan pun terasa lebih nyaman tanpa drama mogok atau tarikan berat. Motor lama bukan berarti kalah, asal dirawat dengan benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com