Jumat, 21 FEBRUARI 2025 • 16:20 WIB

5 Penyebab Motor Kopling 'Ngempos' yang Harus Kamu Tahu, Ternyata Ini Masalahnya!

Author

Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia.

INDOZONE.ID - Motor kopling adalah jenis motor yang banyak digunakan pengendara yang ingin memiliki kontrol lebih atas kendaraan, terutama untuk motor sport atau motor besar.

Namun, terkadang motor kopling bisa mengalami masalah yang cukup mengganggu, salah satunya adalah kopling 'ngempos'.

Kopling 'ngempos' terjadi ketika perpindahan gigi tidak terjadi dengan mulus, mesin berputar tapi motor gak bergerak seperti semestinya.

Lalu, apa saja penyebab motor kopling 'ngempos'? Berikut penjelasannya!

Kenapa Motor Kopling Tenaganya Ngempos? Cek di Sini!

1. Kampas Kopling Sudah Aus

Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia.

Salah satu penyebab utama motor kopling 'ngempos' adalah kampas kopling yang sudah aus atau tipis. Kampas kopling berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan tenaga dari mesin ke roda motor.

Seiring dengan pemakaian, kampas kopling akan mengalami keausan dan tidak bisa berfungsi maksimal.

Ketika kampas kopling sudah aus, kemampuan kopling untuk mencengkeram puli penggerak akan berkurang, sehingga menyebabkan kopling 'ngempos' atau selip.

Hal ini menyebabkan mesin tetap berputar, namun roda motor tidak ikut bergerak dengan semestinya.

2. Kabel Kopling Kendor atau Rusak

Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)

Kabel kopling yang kendor atau rusak juga bisa menjadi penyebab motor kopling 'ngempos'. Kabel kopling berfungsi untuk menghubungkan tuas kopling dengan sistem kopling di mesin motor.

Baca Juga: AHM Pamerkan Dua Konsep Motor Listrik di IIMS 2025: Modelnya Ganteng Banget! 

Jika kabel kopling kendor, maka tuas kopling tidak akan bekerja secara maksimal, sehingga kopling tidak sepenuhnya menekan puli penggerak.

Akibatnya, sistem kopling akan selip dan menyebabkan kopling 'ngempos'. Masalah ini seringkali terjadi pada motor yang sudah digunakan dalam waktu lama atau tidak dirawat dengan baik.

3. Minyak Kopling atau Oli Terlalu Kotor atau Kurang

Penggunaan oli X-Ten dalam program ganti oli gratis yang diadakan oleh Planet Ban dalam kampanye #SegerinMotor melalui layanan #ServisUpgrade pada hari Kamis (24/11/2022)

Minyak kopling atau oli yang terlalu kotor atau kurang juga bisa menyebabkan kopling 'ngempos'. Minyak kopling memiliki peran penting untuk melumasi dan menjaga kinerja sistem kopling.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Matic Retro Terbaik di 2025, Mirip Vespa tapi Harga Lebih Murah! 

Jika minyak kopling sudah kotor atau kurang, maka kopling akan kehilangan daya cengkeramnya, dan akhirnya menyebabkan kopling tidak bekerja secara optimal.

Minyak kopling yang kotor, akan mengandung banyak kotoran yang bisa membuat mekanisme kopling macet. Sedangkan kekurangan oli, akan menyebabkan gesekan berlebih pada komponen kopling.

4. Pengaturan Kopling Tidak Tepat

Motor kopling hingga kini masih eksis di dunia otomotif Indonesia.

Pengaturan kopling yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab motor kopling ngempos. Setiap motor memiliki spesifikasi tertentu dalam pengaturan kopling, baik itu jarak tuas kopling dengan handlebar maupun ketegangan kabel kopling.

Baca Juga: 5 Penyebab Motor Matic Mati Mendadak: Ternyata Masalahnya Sepele! 

Pengaturan yang tidak sesuai dengan standar pabrik, dapat mengakibatkan kopling tidak bekerja dengan baik.

Jika pengaturan kopling terlalu longgar atau terlalu kencang, maka sistem kopling tidak bisa bekerja dengan sempurna, sehingga menyebabkan kopling 'ngempos' atau selip. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU