Aletra L8 EV hadir dengan jok captain seat yang nyaman. (https://aletra.id/)
INDOZONE.ID - Jok mobil adalah salah satu elemen interior yang paling menentukan kenyamanan dan tampilan kabin. Banyak pemilik kendaraan ingin joknya terlihat elegan sekaligus nyaman saat diduduki, sehingga pemilihan material menjadi hal penting.
Secara umum, ada dua pilihan bahan yang sering digunakan, yaitu jok kulit asli dan kulit sintetis (faux leather atau PVC). Meski jok sintetis memiliki harga lebih terjangkau, jok kulit asli tetap menjadi favorit karena kualitas dan daya tahannya yang lebih unggul.
Berikut adalah, lima kelebihan jok kulit mobil asli dibandingkan dengan bahan sintetis yang wajib kamu ketahui sebelum memutuskan upgrade interior mobilmu.
Untuk kenyamanan, Stargazer Essential Tech 2025 hadir dengan jok kulit. (https://www.hyundai.com/)
Kulit asli menawarkan kesan premium yang sulit ditandingi oleh bahan sintetis. Serat alami pada permukaannya, menciptakan tekstur yang khas, sehingga jok tampak lebih eksklusif.
Mobil yang menggunakan jok kulit asli, biasanya terlihat lebih berkelas dan memberikan nilai tambah pada tampilan kabin secara keseluruhan.
Selain itu, seiring waktu, kulit asli akan membentuk patina alami yang justru menambah karakter dan keunikan. Berbeda dengan bahan sintetis yang cenderung tampak datar atau kusam setelah pemakaian lama.
Kabin penumpang Creta N Line (Hyundai Motors Indonesia)
Salah satu keunggulan terbesar kulit asli adalah, kemampuannya beradaptasi dengan suhu. Saat cuaca panas, kulit asli tidak mudah membuat pengemudi atau penumpang terasa gerah, dan pada cuaca dingin, permukaannya tetap terasa hangat.
Baca juga: 6 Cara Mudah Merawat Jok Kulit Mobil Agar Awet
Hal ini karena pori-pori alami pada kulit asli memungkinkan sirkulasi udara lebih baik dibanding bahan sintetis, yang biasanya terasa lebih panas atau “lengket” jika terkena keringat.
Jok kulit asli terkenal awet dan tahan terhadap aus. Dengan perawatan yang tepat, jok ini dapat bertahan bertahun-tahun tanpa mengalami kerusakan berarti.
Kulit sintetis, meskipun terlihat serupa, lebih rentan retak atau mengelupas setelah sering digunakan, terutama jika terkena paparan sinar matahari atau kelembapan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000