INDOZONE.ID - PT Industri Karet Deli (IKD) resmi memperkenalkan ban Swallow Power Storm XP di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD City, Tangerang. Ban ini hadir sebagai solusi bagi pengendara muda yang butuh ban tangguh, aman di jalan basah maupun kering, tapi tetap nyaman untuk dipakai sehari-hari.
Power Storm XP dibekali Hydro Grip Compound (HGC) yang bikin ban tetap menggigit di jalan basah. Ditambah water channeling grooves yang mempercepat aliran air, sehingga risiko selip berkurang drastis.
Ada juga Dual Step Groove yang membuat permukaan ban aus lebih merata. Artinya, umur ban lebih panjang dan performanya stabil.
“Power Storm XP kami tujukan bagi generasi muda yang aktif, dinamis, dan membutuhkan ban yang bisa mengikuti ritme kehidupan mereka,” jelas Gunawan, Sales Domestik PT IKD, Kamis (25/9/2025).
Dengan pilihan ukuran 13–17 inci, Power Storm XP bisa dipakai di berbagai jenis motor—dari skuter matik, motor sport, sampai underbone. Ban ini juga mengusung High-Performance Rubber Compound yang tahan abrasi dan cocok dipakai di kondisi ekstrem.
Selain itu, desain tapaknya presisi, sidewall kokoh, dan grip kuat yang bikin motor tetap stabil meski digeber kencang di tengah lalu lintas kota.
Ban ini dirancang buat anak muda yang butuh kepraktisan tanpa kompromi soal keamanan. Efisiensi dan ketahanan yang ditawarkan membuat Power Storm XP pas untuk gaya hidup serba cepat.
“Kami sangat antusias memperkenalkan Power Storm XP di ajang IMOS 2025. Momentum ini penting untuk memperlihatkan inovasi Swallow bisa bersaing dengan standar internasional, sekaligus membuktikan produk lokal dapat diandalkan,” tambah Gunawan.
Pengunjung IMOS 2025 bisa melihat langsung detail teknologi ban Swallow Power Storm XP di booth Swallow. Selain itu, ada juga promo eksklusif selama pameran berlangsung.
Ban ini sudah tersedia di distributor resmi dan marketplace, dengan harga mulai Rp210 ribu sampai Rp697 ribu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan