Aion Hyptec HT pintu gullwing. (Rachmat Fahzry)
INDOZONE.ID - Di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik, terutama untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, AION Hyptec HT muncul sebagai salah satu opsi paling menarik.
Mobil ini bukan sekadar menawarkan tenaga listrik, tetapi juga memadukan desain modern, efisiensi energi, dan teknologi canggih yang mendukung kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Model terbaru AION Hyptec HT resmi dibanderol Rp 691.000.000, menempatkannya di segmen SUV listrik premium yang ramah lingkungan. Dengan harga tersebut, apa saja yang ditawarkan dari AION Hyptec HT terbaru ini?
AION Hyptec HT dibekali motor listrik dengan output tenaga 250 kW dan torsi maksimum 430 Nm, yang membuat akselerasinya halus namun tetap bertenaga. Mobil ini mampu melaju lancar di perkotaan, serta nyaman untuk perjalanan jarak jauh di tol atau jalan menanjak.
Kombinasi tenaga dan torsi yang besar menjadikan pengendalian mobil lebih responsif, bahkan ketika membawa penumpang penuh atau barang bawaan.
Salah satu keunggulan utama AION Hyptec HT adalah baterainya yang berkapasitas 83 kWh, memungkinkan jarak tempuh hingga lebih dari 600 km berdasarkan standar CLTC.
Dengan kapasitas sebesar ini, pengemudi tidak perlu sering mengisi ulang baterai saat melakukan perjalanan luar kota, menjadikannya solusi ideal untuk mobil harian maupun liburan keluarga.
Baca juga: Jangan Bingung, Segini Biaya Ngecas Mobil Listrik AION Y Plus di Rumah yang Ternyata Murah Banget!
Selain itu, dukungan teknologi fast-charging memudahkan pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu relatif singkat.
Desain eksterior AION Hyptec HT menonjolkan garis minimalis dengan sentuhan futuristik yang membuatnya terlihat premium. Lampu LED tajam, grill aerodinamis, dan bodi proporsional memberikan kesan modern dan elegan.
Baca juga: Kolaborasi GAC AION dan Grab Kampanyekan Edukasi Keselamatan Berkendara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: AION Indonesia