Mobil GAC AION Y Plus (gac-motor.com) (gac-motor.com)
INDOZONE.ID - Tren mobil listrik di Indonesia semakin berkembang, termasuk dengan hadirnya AION Y Plus yang menawarkan desain stylish, dan jarak tempuh yang mumpuni.
Namun, salah satu hal yang paling sering bikin calon pengguna penasaran adalah, soal biaya ngecas mobil listrik di rumah.
Apakah benar lebih murah dibandingkan isi bensin di SPBU, atau bahkan ngecas di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)?
Daripada penasaran, yuk simak biaya ngecas AION Y Plus terbaru 2025 yang harus kamu ketahui!
Perlu diketahui, biaya isi daya mobil listrik di rumah dihitung sesuai tarif listrik per kWh yang berlaku. Untuk pelanggan golongan R2 (3.500VA–5.500VA), dan R3 (6.600VA ke atas), tarifnya sekitar Rp1.699,53/kWh.
Sementara kalau kamu ngecas di SPKLU, biayanya bisa mencapai Rp2.466/kWh.
Baca juga: 5 Keunggulan AION Hyptec HT Terbaru yang Wajib Kamu Pertimbangkan: Interiornya Mewah Banget!
Artinya, ada selisih hampir Rp800 per kWh, yang kalau dihitung untuk kapasitas baterai besar seperti AION Y Plus jelas terasa banget lebih hemat di rumah. Contohnya, dengan baterai 50,66 kWh:
Hemat sekitar Rp20.000 sekali ngecas penuh! Bayangkan kalau dipakai rutin tiap minggu, selisihnya bisa jadi ratusan ribu rupiah per bulan.
Ilustrasi tampilan charger untuk mobil listrik (Ilustrasi/Unsplash/CHUTTERSNAP)
Ketika kamu ngecas mobil listrik di rumah, biaya dihitung sesuai dengan tarif listrik per kWh dari PLN. Untuk golongan rumah tangga:
Jadi, tarifnya sama, hanya beda di daya listrik yang digunakan. Supaya bisa ngecas lancar, kamu minimal butuh daya 3.500 VA untuk charging normal. Kalau mau lebih cepat, siapkan daya minimal 7.000 VA agar bisa pasang fast charging di rumah.
Baca juga: Hitung-hitungan Hemat Pakai Mobil Listrik AION UT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: AION Indonesia