Suzuki e-Vitara di IIMS 2026. (Indozone/Rachmat Fahzry)
INDOZONE.ID - Suzuki e-Vitara hadir sebagai SUV listrik kompak dengan desain futuristik hingga baterai LFP 61 kWh.
Kendaraan EV ini dibangun di platform HEARTECT-e. Suzuki menyebut platform tersebut menonjolkan kenyamanan, efisiensi, serta fitur keselamatan modern untuk kebutuhan mobilitas harian anak muda.
Suzuki resmi memperkenalkan Suzuki e-Vitara lewat ajang IIMS 2026. Melihat desain luar sampai ke teknologi di balik kapnya, e-Vitara seakan mencoba menjawab kebutuhan pengguna muda yang ingin kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan karakter.
Tampilan eksterior e-Vitara mengusung konsep “Metal Beast”. Garis bodinya tegas dengan sentuhan arsitektur polygonal yang bikin tampilannya terlihat modern sekaligus kokoh.
Identitas futuristik diperkuat lewat 3-point LED lamp matrix dan alloy wheel 18 inci dengan desain aerodinamis.
Detail ini membuat e-Vitara terlihat beda dari lini Suzuki lain yang lebih konservatif.
Posturnya terasa pas sebagai SUV kompak. Dimensinya mencakup panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, serta wheelbase 2.700 mm.
Radius putar minimum 5,8 meter juga membuatnya tetap lincah di area perkotaan.
Bagian belakang Suzuki e-Vitara. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Setir Suzuki e-Vitara. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Baca juga: Suzuki e-Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, SUV Listrik Global Pertama Suzuki Dibanderol Rp755 Juta
Baca juga: Gimana Nasib Konsumen Usai Suzuki Recall Grand Vitara karena Masalah Speedometer?
Berbeda dari Vitara konvensional, Suzuki e-Vitara dibangun di atas platform baru HEARTECT-e. Platform ini dirancang khusus untuk kendaraan listrik.
Fokusnya bukan hanya bobot yang lebih ringan, tapi juga aerodinamika dan kekakuan bodi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan