VinFast teken MoU 20.000 unit EV di Indonesia hingga 2028. (Indozone/Rachmat Fahzry)
INDOZONE.ID - VinFast baru saja menandatangani dua MoU dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh untuk pengadaan total 20.000 unit kendaraan listrik hingga 2028, Kamis (5/3/2026).
Dua perusahaan transportasi Indonesia resmi berkomitmen membeli armada listrik VinFast dalam jumlah besar.
PT Sembilan Benua Abadi akan mengakuisisi 10.000 unit hingga akhir 2027, sementara PT Satu Kosong Tujuh menyusul dengan 10.000 unit hingga akhir 2028.
Model yang dipilih adalah Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV 7 penumpang). Keduanya masuk lini "Green" yang VinFast rancang khusus untuk operasional komersial intensitas tinggi.
Angka 20.000 unit bukan angka kecil. Sebagai perbandingan, total penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang 2023 baru sekitar 17.000 unit.
Baca juga: Motor Listrik Asal Vietnam VinFast Beri Sinyal Kuat Mengaspal di Indonesia, Ini Buktinya
Limo Green jadi model terbaru VinFast di Indonesia.
Dimensinya 4.740 x 1.872 x 1.729 mm dengan wheelbase 2.840 mm, lebih panjang dari Toyota Innova Zenix.
VinFast teken MoU 20.000 unit EV di Indonesia hingga 2028. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Konfigurasi tiga baris, baterai LFP, jangkauan 450 km per pengisian penuh.
Untuk operasional harian seperti antar-jemput korporat atau ride-hailing premium, angka 450 km itu cukup untuk satu shift penuh tanpa perlu mampir ke charging station.
Nerio Green sendiri adalah adaptasi dari VF e34, model pertama VinFast yang masuk Indonesia.
Versi komersialnya dioptimalkan untuk armada taksi online atau rental harian.
Nirzam Pahmi, Presiden Direktur PT Satu Kosong Tujuh, menyatakan keyakinannya secara langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: VinFast Indonesia