Mobil listrik BMW iX3 50 xDrive. (ArenaEV)
INDOZONE.ID - Mobil listrik BMW iX3 50 xDrive lagi ramai dibahas setelah hasil tes jarak tempuh terbarunya keluar. SUV listrik buatan BMW ini disebut punya efisiensi baterai yang cukup gila untuk ukuran mobil gede dan penggerak AWD.
Dalam pengujian terbaru, BMW memakai versi berbeda dibanding tes sebelumnya. Kali ini mobil menggunakan velg 21 inci dengan ban musim panas. Biasanya ukuran velg besar bikin konsumsi baterai lebih boros, tapi hasilnya ternyata masih tetap irit.
Tes dilakukan di suhu sekitar 20 derajat Celcius, kondisi yang memang cocok buat mobil listrik. Mobil kemudian diuji di beberapa kecepatan berbeda untuk melihat konsumsi baterainya di kondisi jalan nyata.
Baca juga: BMW Siapkan Seri 7 Generasi Baru dengan Sentuhan Neue Klasse
Hasilnya cukup bikin kaget. Saat dipakai santai di kecepatan rendah, BMW iX3 disebut bisa menempuh jarak sampai lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali cas penuh.
Memang angka itu sulit dipakai di kondisi harian karena kecepatannya rendah dan jalan harus lancar. Tapi setidaknya hasil tersebut menunjukkan efisiensi mobil ini memang serius.
Ketika dipakai di kecepatan menengah sekitar 90 km/jam, performanya juga masih stabil. Bahkan saat dibawa lari di jalan tol 130 km/jam, jarak tempuhnya masih mendekati 500 kilometer.
SUV Listrik BMW iX3 50 xDrive. (ArenaEV)
Salah satu faktor yang bikin mobil ini kuat jalan jauh adalah kapasitas baterainya yang besar, yaitu 108,7 kWh. Selain itu, desain bodinya juga dibuat lebih aerodinamis supaya hambatan angin berkurang.
BMW sendiri menyebut generasi terbaru iX3 ini sebagai bagian dari konsep “Neue Klasse”, lini mobil listrik baru mereka yang fokus ke efisiensi dan teknologi masa depan.
Kalau melihat kondisi pasar Indonesia, mobil seperti BMW iX3 punya peluang cukup menarik. Soalnya sekarang makin banyak orang mulai melirik SUV listrik premium buat dipakai harian maupun perjalanan luar kota.
Baca juga: BMW Kian Ngebut di EV, Produksi Tembus 2 Juta Unit
Apalagi isu jarak tempuh masih jadi perhatian utama pembeli EV di Indonesia. Banyak konsumen masih khawatir soal charging station yang belum sebanyak SPBU biasa.
Di pasar mobil listrik premium, BMW sekarang juga harus bersaing dengan banyak merek lain seperti Mercedes-Benz dan BYD yang makin agresif masuk ke segmen EV.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV