Tampilan motor dan sistem teknologi terbaru milik Harley-Davidson. (autoblog.com)
Motor buatan Harley-Davidson sendiri dikenal sebagai motor dengan bobot yang berat. Namun, hal tersebut tak akan menjadi masalah untuk kedepannya. Hal ini karena Harley-Davidson telah mematenkan sistem teknologi terbarunya, self balancing gyroscope.
Melansir Visordown, Harley-Davidson baru saja patenkan sistem teknologi terbaru yang memungkinkan motor untuk menjadi lebih seimbang. Teknologi ini disambut hangat oleh para pecinta moge, bekerja dengan sistem giroskopik.
Sistem ini mampu menyeimbangkan motor terutama saat melaju dalam kecepatan rendah. Soalnya, seperti yang telah diketahui, dimensi motor buatan Harley-Davidson kerap menyulitkan saat dipakai untuk berkendara.
Hal tersebut membuat Harley-Davidson mematenkan teknologi ini guna memudahkan para pengguna dalam menstabilkan motor. Nantinya, sistem ini dipasangkan di sebuah boks pada bagian belakang motor.
Teknologi self balancing ini dilaporkan bakal secara otomatis aktif saat motor melaju di kisaran kecepatan 5 km/jam. Dalam keadaan tersebut, giroskopik akan mencari keseimbangan yang memudahkan pengendara menstabilkan kendaraannya.
Sedangkan, saat motor melaju dengan kecepatan tinggi, sistem ini akan berhenti bekerja sehingga motor dapat dikendalikan secara normal.
Meski belum dibocorkan secara terperinci, teknologi self balancing milik Harley-Davidson ini dipastikan bakal berbeda dengan sistem Mechanical Gyro yang sudah dipasangkan di motorcycle IMU (motor listrik Harley-Davidson).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: