Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 15:26 WIB

Punya Budget Mepet, Mending Mobil Bekas Jepang atau Eropa? Ini Plus Minus yang Kamu Harus Tahu!

Author

Ilustrasi mobil bekas. (Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang yang sedang mencari mobil bekas, sering dihadapkan pada dilema, yaitu pilih mobil Jepang bekas atau Eropa bekas? Kedua pilihan ini memang sama-sama menarik, apalagi kalau budget kamu terbatas tapi tetap ingin dapat mobil yang sesuai kebutuhan.

Mobil Jepang terkenal dengan perawatan yang simpel dan harga yang lebih ramah di kantong, sedangkan mobil Eropa biasanya menawarkan kenyamanan dan teknologi lebih canggih.

Supaya kamu nggak salah pilih, berikut 5 plus minus mobil Jepang dan mobil Eropa bekas yang wajib kamu pahami sebelum memutuskan. Simak selengkapnya di bawah ini!

Mending Mobil Jepang Bekas atau Mobil Eropa Bekas?

1. Harga Beli Mobil Jepang Biasanya Lebih Ramah di Kantong

Kalau soal harga beli, mobil Jepang bekas biasanya lebih murah dibanding mobil Eropa dengan tahun dan kelas yang sama. Contoh saja, mobil hatchback Jepang, seperti Honda Jazz atau Toyota Yaris bekas, bisa didapat mulai Rp100 jutaan.

Sementara itu, mobil Eropa sekelas, misalnya Volkswagen Polo atau MINI Cooper, biasanya berada di kisaran Rp200 jutaan ke atas. Jadi, kalau budget kamu mepet, mobil Jepang jelas lebih bersahabat.

2. Biaya Perawatan Mobil Jepang Cenderung Murah, Mobil Eropa Lebih Ribet

Ilustrasi servis mobil. (Freepik)

Salah satu alasan banyak orang memilih mobil Jepang adalah biaya perawatan murah dan suku cadang melimpah. Kamu bisa menemukan bengkel resmi atau umum dengan harga servis terjangkau.

Baca juga: 6 Rekomendasi Mobil Terbaik untuk Karyawan Gaji UMR Jakarta: Harganya Murah dan Perawatannya Mudah!

Di sisi lain, mobil Eropa memang menawarkan kualitas material dan teknologi yang lebih baik, tapi konsekuensinya biaya perawatan bisa dua sampai tiga kali lipat lebih mahal. Apalagi, kalau butuh suku cadang khusus yang harus diimpor.

3. Soal Kenyamanan dan Fitur, Mobil Eropa Unggul Jauh

Kalau kenyamanan dan fitur jadi prioritas, mobil Eropa jelas menang telak. Suspensi empuk, handling stabil, dan material interior berkualitas tinggi, bikin pengalaman berkendara terasa lebih premium.

Baca juga: Baru Lulus Kuliah? Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Pas untuk Dipakai Berpergian ke Kantor!

Selain itu, fitur keamanan dan teknologi canggih biasanya lebih dulu hadir di mobil Eropa ketimbang Jepang. Jadi, kalau kamu menginginkan pengalaman berkendara yang lebih mewah dan nyaman, mobil Eropa layak dipertimbangkan.

4. Nilai Jual Kembali

Ilustrasi membeli mobil bekas. (Freepik/prostooleh)

Mobil Jepang bekas biasanya punya nilai jual lebih stabil di pasaran. Permintaan tinggi membuat mobil, seperti Toyota, Honda, atau Suzuki, lebih mudah dijual lagi tanpa mengalami penurunan harga yang terlalu drastis.

Baca juga: 7 Tips Beli Mobil Bekas biar Gak Zonk: Jangan Sampai Salah Pilih!

Sebaliknya, mobil Eropa cenderung memiliki depresiasi harga lebih besar. Harga jual kembali bisa turun cukup jauh meski mobil masih dalam kondisi baik. Hal ini penting dipertimbangkan kalau kamu tidak berencana memakainya dalam jangka panjang.

5. Mobil Eropa Lebih Bergengsi

Kalau bicara soal gengsi, mobil Eropa memang memberi kesan yang lebih mewah dan eksklusif. Membawa pulang BMW, Mercedes-Benz, atau Audi bekas tetap bisa meningkatkan kepercayaan diri saat dipakai ke kantor atau acara penting.

Baca juga: Bosan Mobil LCGC? Coba Lirik Harga Mazda 2 Bekas Tahun 2017 yang Bisa Kamu Pertimbangkan!

Sementara itu, mobil Jepang lebih mengedepankan fungsionalitas dan kepraktisan, meski beberapa model premium seperti Lexus atau Mazda juga bisa memberi kesan elegan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU