INDOZONE.ID - Suzuki Ertiga adalah salah satu MPV favorit keluarga Indonesia. Desain yang modern, kabin lega, konsumsi BBM irit, serta biaya perawatan yang relatif ramah kantong membuatnya jadi pilihan banyak orang.
Tidak heran, jika pasar mobil bekasnya juga sangat ramai. Namun, membeli Suzuki Ertiga bekas tidak bisa sembarangan. Jika kurang teliti, kamu bisa saja mendapatkan unit yang bermasalah alias zonk.
Supaya lebih aman, berikut lima tips penting yang wajib kamu perhatikan sebelum membawa pulang Ertiga yang sudah kamu incar. Simak selengkapnya di bawah ini!
Cara Aman Beli Suzuki Ertiga Bekas yang Harus Diketahui
1. Cek Riwayat Servis dan Dokumen Kendaraan
Langkah pertama yang paling krusial adalah, memeriksa kelengkapan surat-surat seperti STNK, BPKB, dan faktur. Pastikan nama pemilik di dokumen sesuai dengan penjual agar transaksi aman.
Selain itu, mintalah riwayat servis lengkap. Ertiga yang rutin dirawat di bengkel resmi, biasanya memiliki kondisi mesin dan kaki-kaki lebih terjaga. Dokumen yang lengkap juga memudahkan kamu jika ingin menjualnya kembali.
2. Periksa Kondisi Mesin dengan Teliti
Mesin adalah 'jantung' mobil. Saat mengecek Suzuki Ertiga bekas, perhatikan suara mesin saat hidup, apakah halus atau ada bunyi kasar. Lihat juga apakah ada kebocoran oli atau cairan lain di ruang mesin.
Baca juga: 5 Mobil Bekas Rp100 Jutaan Terbaik untuk Anak Muda, Irit dan Stylish
Jangan lupa tes performa saat dikendarai, pastikan akselerasi terasa normal, dan tidak ada asap berlebihan dari knalpot. Jika kamu kurang paham soal teknis, ajak mekanik terpercaya untuk membantu memeriksa.
3. Amati Interior dan Kelengkapan Fitur
Ertiga dikenal memiliki kabin yang cukup nyaman, jadi pastikan interiornya masih terawat. Cek kondisi jok, dashboard, plafon, dan karpet.
Baca juga: Awam Tentang Mobil? Simak 5 Manfaat Jasa Inspektor Mobil Bekas untuk Periksa Seluruh Kondisi!
Perhatikan juga fungsi AC, audio, power window, dan sistem keamanan seperti alarm atau immobilizer. Jika ada fitur yang tidak berfungsi dengan baik, kamu bisa menjadikannya bahan negosiasi harga.
4. Teliti Bagian Eksterior dan Rangka Mobil
Jangan hanya melihat bodi dari kejauhan. Periksa apakah ada goresan besar, penyok, atau bekas dempul yang menandakan mobil pernah mengalami tabrakan.
Baca juga: Jangan Terkecoh, Ini 5 Ciri Speedometer Mobil Bekas Direset atau Diputar Agar KMnya Terlihat Rendah!
Cek juga kondisi cat, apakah masih orisinal atau sudah banyak direstorasi. Bagian penting lainnya adalah, rangka bawah dan area sekitar pintu atau bagasi, pastikan tidak ada tanda karat atau kerusakan struktural.
5. Lakukan Test Drive Sebelum Deal
Test drive adalah langkah final untuk memastikan mobil dalam kondisi layak jalan. Rasakan kenyamanan suspensi, kestabilan kemudi, dan respons pedal gas serta rem.
Perhatikan pula suara yang muncul saat melewati jalan bergelombang, karena bunyi aneh bisa menjadi tanda masalah pada kaki-kaki atau suspensi. Dengan test drive, kamu akan lebih yakin sebelum memutuskan membeli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia