Ilustrasi speedometer mobil. (Astra Otoshop)
INDOZONE.ID - Pasar mobil bekas di Indonesia terus tumbuh pesat karena dianggap sebagai solusi ekonomis untuk memiliki kendaraan pribadi.
Namun, di balik banyaknya pilihan menarik, ada juga praktik curang yang perlu kamu waspadai, salah satunya adalah reset atau pemutaran speedometer untuk menurunkan angka kilometer (KM).
Manipulasi odometer atau speedometer bukan hal baru, dan sayangnya masih marak terjadi di dunia jual beli mobil bekas.
Dengan teknologi modern, pelaku bisa dengan mudah menurunkan angka KM secara digital atau mekanis agar mobil bisa dijual dengan harga lebih tinggi.
Hal ini tentu merugikan pembeli karena bisa menyesatkan soal kondisi mobil sebenarnya. Agar kamu tidak tertipu oleh tampilan KM yang tampak rendah, penting untuk mengetahui tanda-tanda atau ciri speedometer mobil bekas yang sudah direset, atau diputar ulang.
Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
Ciri pertama yang paling jelas adalah ketidaksesuaian antara angka KM di speedometer dengan data riwayat servis. Biasanya, setiap kali mobil melakukan servis rutin di bengkel resmi, kilometer terakhir akan dicatat secara sistematis.
Jika kamu menemukan, angka KM terakhir dalam catatan servis lebih tinggi dari yang tertera di speedometer, maka besar kemungkinan speedometer sudah direset.
Kamu bisa meminta buku servis atau memeriksa aplikasi resmi dari pabrikan (jika tersedia), untuk melihat histori perawatan kendaraan.
Bila penjual tidak bisa menunjukkan riwayat servis yang masuk akal, atau justru menghindari pembahasan soal itu, maka sebaiknya kamu waspada karena bisa jadi itu tanda adanya manipulasi.
Ilustrasi bodi mobil yang terpapar karat. (Dok. Autos)
Mobil dengan KM rendah seharusnya menunjukkan kondisi interior yang masih mulus dan minim keausan. Perhatikan bagian-bagian seperti setir, tuas persneling, pedal gas dan rem, serta tombol-tombol di dashboard.
Jika komponen tersebut terlihat aus, kusam, atau longgar, tapi KM yang tertera sangat rendah, maka itu menjadi tanda mencurigakan.
Baca juga: Punya Budget Mepet, Mending Mobil Bekas Jepang atau Eropa? Ini Plus Minus yang Kamu Harus Tahu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000