Ilustrasi studi ngebut pakai mobil cuma hemat 54 detik. (Dok. Magnific.)
INDOZONE.ID - Ngebut dengan mobil ternyata nggak banyak menghemat waktu.
Studi dari Universitas Minnesota menemukan, mengemudi melebihi batas kecepatan hanya memangkas waktu perjalanan rata-rata sekitar 54 detik per hari.
Sebaliknya, kebiasaan ini justru membuat konsumsi bahan bakar naik hingga tiga persen dan meningkatkan emisi karbon.
Melansir NYPost, Peneliti dari Universitas Minnesota menganalisis sekitar 120 juta perjalanan mobil di Amerika Serikat sepanjang 2021.
Data tersebut dipadukan dengan informasi jaringan jalan nasional, batas kecepatan, serta kondisi elevasi dari Survei Geologi AS.
Sampel penelitian difokuskan pada jalan dengan batas kecepatan minimal 45 mph atau sekitar 72 km/jam.
Baca juga: Cara Aktifkan SIM Digital, Biar Nggak Panik Saat Razia
Hasilnya para pengemudi yang tetap melaju sesuai batas kecepatan, hanya membutuhkan tambahan waktu rata-rata 54 detik per hari untuk menempuh jarak harian sekitar 28,6 mil atau 46 kilometer.
Kalau dihitung selama seminggu, waktu yang "hilang" hanya sekitar enam menit.
Baca juga: Body Repair Tak Cukup Ketok dan Cat, Tetap Perlu Pemeriksaan Mobil Secara Menyeluruh
Meski selisih waktunya sangat tipis, kebiasaan melaju di atas batas kecepatan masih sering terjadi.
Penelitian tersebut mencatat sekitar 43 persen perjalanan memiliki setidaknya satu insiden ngebut.
Sementara itu, pengemudi menghabiskan sekitar 12 persen waktu berkendara dengan kecepatan melebihi aturan.
Fenomena ini juga mudah ditemui di jalan tol maupun jalan arteri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nypost