Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 12:20 WIB

Salah Derek, Transmisi Matic Bisa Rusak! Ini Cara Yang Tepat

Salah Derek, Transmisi Matic Bisa Rusak! Ini Cara Yang TepatIlustrasi mobil matic. (freepik)
INDOZONE.ID - Menarik mobil bertransmisi matic yang sedang mogok tidak bisa dilakukan sembarangan, Ada risiko kerusakan serius pada sistem transmisi jika proses penderekan dilakukan dengan cara yang salah.

Berikut penjelasan lengkap agar proses penderekan mobil matic tetap aman bagi komponen kendaraan.

Langkah Paling Aman

Cara paling aman menarik mobil matic yang mogok adalah dengan mengangkat roda penggerak menggunakan towing atau dolly, atau idealnya menggunakan flatbed agar seluruh roda tidak menyentuh jalan sama sekali.

Jika terpaksa ditarik dengan roda tetap menempel di aspal, pastikan tuas transmisi berada di posisi netral, kecepatan rendah, dan jarak tempuh terbatas sesuai anjuran pabrikan, guna menghindari kerusakan fatal pada sistem transmisi otomatis kendaraan.

Baca juga: Mobil Matic Mogok, Boleh Ditarik atau Wajib Towing Gendong?

Pada mobil matic, sistem pelumasan transmisi bekerja menggunakan pompa oli yang hanya aktif saat mesin menyala. 

Ketika mobil mogok dan mesin dalam kondisi mati, pompa oli ini otomatis ikut berhenti bekerja, sementara roda penggerak tetap bisa berputar apabila mobil ditarik.

Kondisi inilah yang menyebabkan komponen di dalam transmisi bergesekan tanpa pelumasan yang memadai, sehingga berisiko merusak gear set maupun kopling di dalam girboks jika dibiarkan dalam waktu atau jarak yang terlalu lama.

Cara paling aman untuk menarik mobil matic adalah dengan mengangkat roda penggerak sepenuhnya dari permukaan jalan.

Jika mobil menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD), maka roda bagian depan yang perlu diangkat menggunakan towing atau dolly roda.

Sebaliknya, pada mobil dengan penggerak roda belakang (RWD), roda belakanglah yang harus diangkat dari aspal.

Opsi paling direkomendasikan adalah menggunakan mobil towing jenis flatbed, di mana seluruh badan mobil diangkat sepenuhnya ke atas platform datar.

Dengan metode ini, tidak ada satu pun roda yang menyentuh aspal, sehingga risiko kerusakan pada sistem transmisi bisa dihindari sepenuhnya selama proses penderekan berlangsung.

Apabila tidak ada pilihan lain selain menarik mobil menggunakan tali derek biasa dengan seluruh roda tetap menyentuh jalan, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan.

Posisikan tuas transmisi ke posisi netral (N), bukan posisi parkir (P), karena menarik mobil dalam posisi P berisiko merusak mekanisme parking lock pada transmisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI, Auto 2000

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Salah Derek, Transmisi Matic Bisa Rusak! Ini Cara Yang Tepat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!