Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 15:52 WIB

GIICOMVEC 2026 Target 11 Ribu Visitor di Lokasi Baru

Author

Ilustrasi GIICOMVEC. (Dok. GIICOMVEC.)

INDOZONE.ID - GIICOMVEC 2026 resmi pindah ke lokasi yang lebih luas di JIExpo Kemayoran dan menargetkan lebih dari 11 ribu trade visitors. 

Pameran khusus kendaraan komersial ini digelar 8–11 April 2026 dan diposisikan sebagai ajang business-to-business untuk memperkuat industri otomotif nasional, terutama sektor niaga yang tengah menikmati tren ekspor positif.

Pameran yang digagas GAIKINDO ini akan berlangsung di Hall B dan Hall C Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

Perpindahan lokasi disebut sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi antusiasme industri yang terus meningkat.

Di tengah tekanan pasar domestik, kinerja ekspor otomotif Indonesia justru mencetak rekor. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit ke 93 negara, naik 9,75 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dari angka itu, kendaraan komersial menyumbang sekitar 20.326 unit atau hampir 4 persen.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menilai capaian ini bukan kebetulan.

“Pencapaian ekspor yang mencetak rekor di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global. Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat,” ujarnya.

Saat ini, produksi mobil nasional berada di kisaran 1,2 juta unit per tahun, dengan kapasitas terpasang mencapai 2,59 juta unit.

Pameran B2B yang Fokus ke Kendaraan Niaga

Sebagai pameran business-to-business, GIICOMVEC 2026 dirancang untuk mempertemukan produsen dengan pembeli potensial, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“GIICOMVEC dirancang untuk menjadi jembatan yang mempertemukan industri otomotif nasional dengan para calon pembeli potensial,” kata Putu.

Tahun ini, sejumlah merek kendaraan komersial telah memastikan partisipasi, seperti Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, hingga Wuling.

Area pameran juga akan dilengkapi China Pavilion yang menghadirkan inovasi dari peserta asal China.

Total area yang digunakan mencapai lebih dari 16.000 meter persegi.

Target 11 Ribu Trade Visitors

Ketua Penyelenggara GIICOMVEC, Anton Kumonty, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pameran produk, tetapi ruang solusi bagi pelaku usaha.

“Kami ingin GIICOMVEC menjadi solusi yang tepat di mana para trade visitor bisa mendapatkan segala kebutuhan bisnisnya dalam satu waktu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengunjung bisa mengeksplorasi teknologi sasis terbaru, desain karoseri, hingga inovasi industri pendukung otomotif.

Tahun ini, penyelenggara menargetkan lebih dari 11 ribu trade visitors dari berbagai sektor, mulai dari logistik, transportasi, pertambangan, konstruksi, ritel, energi, hingga instansi pemerintah.

Sejumlah asosiasi seperti ASKARINDO, ARPI, APTRINDO, KAMSELINDO, ISCEA, dan ASPERINDO juga akan membawa anggotanya ke ajang ini.

Seminar dan Demo Area Jadi Daya Tarik

Selain pameran unit, GIICOMVEC 2026 menghadirkan Daily Seminar yang membahas isu terkini industri kendaraan komersial.

Salah satu yang menarik adalah seminar bersama KAMSELINDO bertema kepatuhan dan keselamatan transportasi barang berbahaya dan beracun (B3). Topik ini relevan di tengah meningkatnya kesadaran terhadap aspek keselamatan dan regulasi.

Tak hanya itu, ada juga Demo Area Truck & Bus. Di area ini, trade visitors bisa melihat dan menguji langsung performa kendaraan.

“Kami ingin memberikan pengalaman lebih bagi para trade visitors melalui Demo Area Truck & Bus,” kata Anton. “Pengunjung tidak hanya bisa mencoba teknologi terbaru, tetapi juga mendapatkan penjelasan teknis secara detail langsung dari para ahli.”

Sebagai pameran bisnis, GIICOMVEC 2026 tidak menjual tiket masuk. Pelaku industri cukup mendaftar sebagai trade visitor melalui situs resmi.

Pameran khusus B2B digelar 8–10 April 2026. Sementara 11 April dibuka untuk kunjungan publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: GAIKINDO

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU