Minggu, 26 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Sedan Geely Galaxy A7 Update: Pilihan BEV dan PHEV, Harga Mulai Rp246 Juta

Author

Ilustrasi Geely perkenalkan Geely Galaxy A7 versi terbaru. (REUTERS/Tingshu Wang)

INDOZONE.ID - Geely resmi menghadirkan versi terbaru sedan Galaxy A7 di pasar China dengan dua pilihan sistem penggerak, yakni listrik murni Battery Electric Vehicle (BEV) dan hibrida plug-in (Plug-in Hybrid Electric Vehicle/PHEV). Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi Geely dalam memperkuat lini kendaraan ramah lingkungan di segmen sedan menengah hingga besar.

Mengutip CarNewsChina, Rabu (22/4/2026), Geely Galaxy A7 ditawarkan dengan harga mulai 97.800 yuan atau sekitar Rp246 juta (sebelum insentif). Model ini pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2025 sebagai sedan PHEV dengan harga terjangkau.

Berdasarkan data China EV DataTracker, Geely telah mendistribusikan 15.230 unit Galaxy A7 sepanjang kuartal pertama 2026. Meski demikian, angka tersebut mengalami penurunan sekitar 59,4 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, menandakan persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik China.

Dari sisi desain, varian PHEV dan BEV tampil berbeda. Model PHEV mengusung tampilan lebih agresif dengan aksen krom dan bumper depan yang tegas, sementara varian listrik murni hadir dengan desain lebih minimalis dan futuristis.

Baca juga: Geely Perkenalkan Galaxy A7 EV, Tampil Modern dan Jarak Tempuh Panjang

Secara dimensi, Galaxy A7 BEV memiliki panjang 4.935 mm, lebar 1.905 mm, dan tinggi 1.500 mm, dengan jarak sumbu roda 2.845 mm. Dimensinya sedikit lebih panjang dan tinggi dibandingkan versi PHEV. Ground clearance varian listrik juga lebih rendah, yakni 125 mm, demi meningkatkan stabilitas dan efisiensi aerodinamika.

Masuk ke bagian interior, kedua varian menawarkan kabin modern dengan layar sentuh 14,6 inci yang menjalankan sistem operasi Flyme Auto 2, serta terintegrasi dengan ekosistem perangkat Meizu. Panel instrumen digital tipis, setir model double-D, serta tuas transmisi di kolom kemudi turut memperkuat kesan futuristik.

Geely Galaxy A7 EV (Geely Design)

Fitur kenyamanan meliputi wireless charging 50W, tombol fisik multifungsi, kompartemen penyimpanan tersembunyi, serta kursi depan dengan fitur pemanas dan ventilasi. Kapasitas bagasi pada varian BEV mencapai 547 liter, sedikit lebih besar dibandingkan varian PHEV yang sebesar 535 liter.

Untuk performa, varian PHEV dibekali mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated empat silinder dengan tenaga 82 kW (110 hp), yang dipadukan dengan motor listrik terintegrasi “11-in-1” dan transmisi DHT satu percepatan. Kombinasi ini menghasilkan tenaga hingga 175 kW (235 hp).

Baca juga: Chery dan Geely Siap Tantang Dominasi Toyota Lewat Mobil Hybrid Terbaru 2026

Varian PHEV menggunakan baterai LFP buatan CATL dengan dua opsi kapasitas, yakni 18,4 kWh dan 28,3 kWh. Jarak tempuh mode listriknya berkisar antara 150 hingga 235 km (CLTC), dengan konsumsi bahan bakar sangat efisien di angka 2,22–2,29 liter per 100 km. Akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam 7,1 detik.

Sementara itu, varian BEV mengandalkan motor listrik tunggal bertenaga 160 kW yang dipadukan dengan baterai 58,05 kWh. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 550 km (CLTC) dalam sekali pengisian daya, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,4 detik.

Geely Galaxy A7 tersedia dalam lima varian trim untuk PHEV dengan harga 97.800–131.800 yuan (sekitar Rp246 juta hingga Rp331 juta). Sementara varian BEV hadir dalam dua pilihan trim dengan harga 112.800 yuan (sekitar Rp283 juta) hingga 119.800 yuan (sekitar Rp301 juta).

Dengan kombinasi harga kompetitif, teknologi modern, serta pilihan elektrifikasi yang beragam, Galaxy A7 diharapkan mampu menarik minat konsumen yang mencari sedan efisien sekaligus canggih di pasar otomotif China.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU