Ilustrasi mobil hybrid. (Dok. Magnify)
INDOZONE.ID - Pada Rabu (10/6) Pertamina resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi dengan angka Pertamax yang kini menyentuh Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 di angka Rp17.000 per liter, kalkulasi biaya mobilitas harian para pengendara roda empat otomatis membengkak drastis.
Di tengah situasi ini, mempertahankan mobil bensin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) yang boros terasa makin menjepit dompet, sementara langsung berpindah ke mobil listrik murni (BEV) masih menyisakan keraguan terkait kesiapan infrastruktur pengisian daya dan harga beli yang tinggi.
Jika kamu sedang mencari solusi jalan tengah yang paling rasional, cerdas, dan siap pakai saat ini, mobil hybrid terbaru atau HEV (Hybrid Electric Vehicle) adalah jawabannya. Berikut adalah 5 alasan kuat mengapa mobil hybrid sangat layak kamu pertimbangkan saat ini:
Alasan paling utama dan paling terasa di dompet tentu saja adalah efisiensi bensinnya yang luar biasa. Mobil hybrid terbaru dibekali dengan dua jantung penggerak, yaitu mesin bensin konvensional dan motor listrik mandiri yang disokong oleh baterai.
Sistem komputer pintar pada mobil hybrid akan mengatur penyaluran tenaga secara otomatis dan dinamis. Saat kamu terjebak di tengah kemacetan parah kota besar, mesin bensin akan mati total dan mobil bergerak murni menggunakan motor listrik dari daya baterai.
Alhasil, di kondisi jalanan stop-and-go yang biasanya menjadi musuh utama mobil konvensional, mobil hybrid justru bisa mencatatkan angka konsumsi BBM yang fantastis, sering kali dengan mudah menembus angka 20 hingga 25 km/liter.
Ilustrasi berkendara di jalan tol. (Foto/Unsplash/Takahiro Taguchi)
Salah satu faktor yang membuat banyak orang masih menunda membeli mobil listrik murni (BEV) adalah ketakutan akan kehabisan daya baterai di tengah jalan (range anxiety), serta antrean panjang di stasiun pengisian daya (SPKLU) saat musim mudik atau perjalanan luar kota.
Mobil hybrid membuang semua kecemasan tersebut secara total. Kamu tidak perlu pusing memikirkan di mana harus mencolokkan kabel listrik atau menunggu berjam-jam untuk mengisi daya baterai.
Baca juga: Mengenal Istilah 'Range Anxiety' yang Kerap Dialami Pengguna Mobil ICE saat Beralih ke EV!
Baterai pada mobil hybrid akan terisi secara otomatis secara mandiri melalui energi kinetik saat mobil melakukan pengereman (regenerative braking) atau saat mesin bensin bekerja. Jika indikator bensin menipis, kamu tinggal mampir ke SPBU terdekat layaknya mobil biasa.
Ilustrasi mengemudi saat buka puasa. (Dok. Auto2000)
Mengendarai mobil hybrid terbaru tidak hanya soal memotong biaya pengeluaran bensin, tetapi juga tentang peningkatan kualitas berkendara. Berkat bantuan motor listrik, mobil hybrid memiliki karakter torsi instan yang keluar sejak injakan pedal gas pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000