Tampilan desain Toyota Avanza Veloz tahun 2020. (Blibli)
INDOZONE.ID - Pasar mobil bekas di Indonesia selalu menempatkan nama Toyota Avanza di posisi yang sangat istimewa.
Menyandang gelar sebagai "Mobil Sejuta Umat", kendaraan Multi-Purpose Vehicle (MPV) 7-seater ini telah menjadi andalan jutaan keluarga, dan pelaku usaha di tanah air selama lebih dari dua dekade karena reputasi durabilitasnya yang legendaris.
Di bursa mobil bekas, salah satu varian yang paling banyak diburu, dan memiliki perputaran unit yang sangat cepat adalah Toyota Avanza tipe 1.3 G transmisi manual.
Kombinasi antara kapasitas mesin yang efisien, kelengkapan fitur tipe G, serta keandalan transmisi manual konvensional menjadikannya magnet kuat bagi pencari mobil harian yang pragmatis.
Namun, di tengah banyaknya pilihan MPV modern yang lebih kekinian, apakah meminang Avanza 1.3 G Manual second masih menjadi keputusan yang layak dan bijak? Mari simak 5 pertimbangan utamanya berikut ini!
Mesin dual VVTI pada Toyota merupakan inovasi baru di dunia otomotif. (Auto 2000)
Toyota Avanza tipe G berkapasitas 1.300 cc (baik pada generasi penggerak roda belakang/RWD maupun generasi terbaru penggerak roda depan/FWD), mengandalkan jantung mekanis berkode NR-VE 4-silinder segaris yang sudah dibekali teknologi Dual VVT-i.
Mesin ini dirancang dengan fokus utama pada efisiensi konsumsi bahan bakar untuk kebutuhan komuter harian rute padat.
Dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan yang memberikan kendali penuh pada pengemudi, untuk menjaga putaran mesin (RPM) tetap ideal.
Avanza 1.3 G secara konsisten mampu mencatatkan konsumsi bensin yang sangat irit, rata-rata berada di kisaran 12 hingga 14 km/liter untuk rute dalam kota dan bisa menyentuh belasan kilometer per liter untuk rute luar kota.
Ilustrasi servis mobil. (Dok. Freepik.)
Bukan rahasia lagi di jagat otomotif nasional bahwa Toyota Avanza memiliki daya tahan fisik yang luar biasa tangguh alias "bandel".
Pilihan transmisi manual konvensional pada unit seken memberikan keuntungan mekanis yang besar dibandingkan varian matik.
Baca juga: Mengapa Mobil Bekas Toyota Innova dan Avanza Paling Dicari Warga Indonesia di Tahun 2025?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000