INDOZONE.ID - Pabrikan mobil asal Italia, Lancia, mulai serius menjalankan rencana comeback-nya di pasar Eropa. Bersama induk perusahaannya, Stellantis, Lancia resmi memperlihatkan tampilan perdana sekaligus detail teknis dari mobil terbarunya yang diberi nama Gamma.
Mobil ini dijadwalkan meluncur resmi di ajang Paris Motor Show pada Oktober mendatang. Kehadirannya juga menjadi sinyal bahwa Lancia ingin kembali bersaing di segmen premium modern setelah lama tenggelam dari pasar global.
Berbeda dari Gamma generasi lama yang identik sebagai sedan empat pintu, model terbaru ini tampil lebih modern dengan desain fastback crossover. Tampilan depannya mengusung lampu LED model split yang menjadi ciri khas desain baru Lancia, mengikuti gaya yang sebelumnya diperkenalkan lewat hatchback Ypsilon.
Baca juga: Stellantis-Dongfeng Garap 4 Mobil Baru, Termasuk SUV Jeep Ramah Lingkungan
Bagian bumper depan juga dibekali active shutter untuk membantu mengatur pendinginan mesin sekaligus meningkatkan aerodinamika. Sementara di sisi samping, desain bodi dibuat bersih dengan door handle model rata bodi agar terlihat lebih futuristis.
Siluet atapnya dibuat melandai seperti coupe SUV, tetapi tetap mempertahankan ruang kabin belakang agar terasa lega untuk keluarga. Menariknya lagi, ada sentuhan desain klasik pada pilar belakang yang terinspirasi dari Gamma Berlina lawas, membuat nuansa heritage khas Italia masih terasa kuat.
Mobil ini dibangun menggunakan platform STLA Medium milik Stellantis. Secara dimensi, Gamma memiliki panjang 4,67 meter, lebar 1,89 meter, dan tinggi 1,66 meter. Ukurannya tergolong cukup besar untuk pasar Eropa dan diperkirakan cocok juga jika suatu saat masuk ke pasar Indonesia yang kini mulai menyukai crossover premium berdesain sporty.
Untuk pilihan mesin, Lancia menyiapkan versi hybrid dan full electric. Varian hybrid menjadi model paling dasar dengan tenaga 143 hp. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 km dalam kombinasi tangki bahan bakar penuh dan baterai terisi penuh.
Mesin yang digunakan diduga memakai mesin turbo 1.200 cc tiga silinder yang saat ini juga dipakai beberapa produk Stellantis lainnya.
Sementara untuk versi listrik murni, tersedia tiga pilihan tenaga berbeda. Varian pertama menghasilkan tenaga 227 hp dengan jarak tempuh lebih dari 540 km. Varian kedua punya tenaga 242 hp dan jarak tempuh diklaim mencapai lebih dari 740 km.
Sedangkan varian tertinggi hadir dengan sistem dual motor AWD yang mampu menghasilkan tenaga hingga 370 hp. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini bisa melaju sampai sekitar 675 km.
Baca juga: Stellantis Gandeng Dongfeng Produksi Mobil Listrik Voyah di Prancis
Masuk ke interior, nuansa modern langsung terasa lewat panel instrumen digital 10,25 inci dan head unit layar sentuh 16 inci. Sistem hiburannya menggunakan software SALA yang memungkinkan hampir seluruh pengaturan mobil dilakukan secara digital tanpa banyak tombol fisik.
Kabin Gamma juga dibuat lebih premium dengan perpaduan material fabric gelap, kulit sintetis warna putih, serta aksen metalik. Ada pula panoramic glass roof besar yang membuat interior terasa lebih lega dan mewah.
Saat ini Lancia belum mengumumkan harga resmi Gamma. Namun pemesanan disebut akan mulai dibuka setelah musim panas tahun ini berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV