Jetour T1 i-DM. (Dok. Jetour Indonesia.)
INDOZONE.ID - Jetour T1 mencatat 800 surat pemesanan kendaraan (SPK) di Indonesia dalam sekitar satu bulan sejak diluncurkan pada Juni 2026.
Angka tersebut mencakup varian mesin bensin (ICE) dan plug-in hybrid (i-DM). Artinya, sekitar 80 persen dari kuota program harga khusus untuk 1.000 konsumen pertama sudah terisi.
Program 1.000 konsumen pertama merupakan penawaran harga peluncuran yang diberikan Jetour sebelum harga retail resmi mulai berlaku.
Setelah kuota terpenuhi, harga kedua varian akan mengalami kenaikan Rp20 juta.
Baca juga: Jetour T2 Tembus 500 Ribu Unit, Apa yang Dicari Konsumen?
Menurut PT Jetour Sales Indonesia, mayoritas pemesanan berasal dari varian Jetour T1 i-DM, yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan minat terhadap varian tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.
"JETOUR T1 i-DM, menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Di sisi lain, JETOUR T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari," tuturnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, segmen PHEV memang mulai mendapat perhatian di Indonesia.
Varian Jetour T1 i-DM menggabungkan mesin bensin 1.5 TGDI, motor listrik, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh.
Jetour mengklaim mobil ini mampu menempuh hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC. Sistem penggeraknya juga dapat berpindah otomatis ke beberapa mode berkendara, mulai dari EV, hybrid, hingga regenerative braking sesuai kondisi jalan.
Teknologi seperti ini menjadi salah satu tren yang mulai banyak digunakan produsen otomotif karena menawarkan efisiensi tanpa menghilangkan fleksibilitas saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Selain sistem penggerak, Jetour juga membekali SUV ini dengan 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda di bagian depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin yang diklaim di bawah 40 dB saat kondisi idle.
Fitur lain yang tersedia meliputi dual-zone AC, 24 Hour Parking AC, Nap Mode, ventilasi otomatis kabin, hingga Front Passenger Leg Rest khusus varian i-DM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jetour Sales Indonesia