Selasa, 02 JUNI 2026 • 18:00 WIB

BYD Dolphin G DM-i Jadi Senjata Baru di Pasar Mobil Hybrid Eropa

Author

BYD Dolphin G DM-i. (carnewschina.com)

INDOZONE.ID - BYD kembali memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya untuk pasar global. Kali ini, pabrikan asal China tersebut memperkenalkan BYD Dolphin G DM-i, sebuah hatchback plug-in hybrid (PHEV) yang dikembangkan khusus untuk konsumen Eropa.

Mobil ini menjadi langkah baru BYD dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan ramah lingkungan. Menariknya, Dolphin G DM-i tidak hanya mengandalkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 1.000 kilometer.

Harga resminya memang belum diumumkan. Namun BYD memastikan peluncuran lengkap akan dilakukan pada Juni 2026, sementara pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan mulai musim gugur tahun ini di Eropa.

Baca juga: BYD Perbarui Sealion 06 DM-i, Kini Lebih Canggih dan Nyaman

Desain Lebih Segar dan Modern

Secara tampilan, Dolphin G DM-i hadir dengan bahasa desain baru yang berbeda dari Dolphin listrik murni yang sudah lebih dulu beredar.

Bagian depannya terlihat lebih modern berkat penggunaan lampu utama berdesain tipis yang dipadukan dengan grille aktif untuk mengatur aliran udara secara otomatis. Pada bumper depan juga terdapat saluran udara tambahan yang membantu meningkatkan aerodinamika kendaraan.

BYD turut memberikan sentuhan sporty melalui penggunaan pelek berwarna gelap, gagang pintu semi tersembunyi, serta pilar D berwarna hitam yang menciptakan efek atap melayang atau floating roof.

Untuk menunjang kemudahan berkendara, mobil ini sudah dibekali kamera 360 derajat dan sensor parkir di bagian depan maupun belakang.

Unit yang diperlihatkan ke publik tampil dengan warna oranye cerah yang cukup mencuri perhatian.

Dimensi Ringkas, Cocok untuk Perkotaan

Dari sisi ukuran, Dolphin G DM-i memiliki panjang 4.160 mm dan lebar 1.825 mm. Jika dibandingkan dengan BYD Dolphin versi listrik murni yang dipasarkan di Eropa, model ini memang sedikit lebih pendek. Namun lebarnya justru lebih besar sehingga kabin diperkirakan tetap terasa lega untuk penggunaan sehari-hari.

Karakter hatchback kompak seperti ini cukup populer di Eropa karena lebih mudah digunakan di jalan perkotaan yang padat serta praktis saat parkir di area terbatas.

Di dalam kabin, desainnya mengusung nuansa minimalis modern khas BYD. Dashboard didominasi layar sentuh mengambang yang menjadi pusat pengaturan berbagai fitur kendaraan.

Logo huruf "G" juga terlihat pada sandaran kepala jok sebagai identitas khusus model ini.

Pakai Teknologi Hybrid DM-i

Sampai saat ini BYD memang belum mengungkap spesifikasi lengkap Dolphin G DM-i. Namun sejumlah laporan menyebut mobil ini kemungkinan menggunakan sistem penggerak yang serupa dengan BYD Atto 2 DM-i yang sudah lebih dulu diperkenalkan di beberapa pasar internasional.

Konfigurasinya terdiri dari mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated yang menghasilkan tenaga sekitar 97 hp.

Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 194 hp sehingga total tenaga sistemnya mencapai sekitar 209 hp.

Untuk sumber energinya, BYD menawarkan dua pilihan baterai Blade Battery berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan kapasitas 7,8 kWh dan 18 kWh.

Dalam mode listrik murni, mobil ini diperkirakan mampu menempuh jarak antara 40 hingga 90 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP.

Sementara jika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, total jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 1.000 kilometer.

Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Dolphin G DM-i karena memungkinkan pengguna melakukan perjalanan jarak jauh tanpa terlalu sering berhenti untuk mengisi daya atau bahan bakar.

Baca juga: BYD Ungkap Data Smart Driving, Risiko Tabrakan Disebut Jauh Lebih Rendah

Jadi Andalan Baru BYD di Pasar Global

Peluncuran Dolphin G DM-i menunjukkan keseriusan BYD dalam memperluas pasar internasionalnya.

Meski penjualan domestik BYD di China mengalami perlambatan pada April 2026, performa ekspornya justru terus meningkat. Dalam periode tersebut, BYD mencatat ekspor lebih dari 135 ribu kendaraan ke berbagai negara, naik lebih dari 70 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Produksi Dolphin G DM-i juga disebut berpeluang dilakukan di pabrik baru BYD yang berlokasi di Szeged, Hungaria. Jika terealisasi, model ini akan menjadi salah satu kendaraan pertama yang dirakit langsung di fasilitas produksi BYD di Eropa.

Dengan desain modern, teknologi hybrid terbaru, dan jarak tempuh yang sangat panjang, Dolphin G DM-i menjadi salah satu model yang layak dinantikan dalam persaingan kendaraan elektrifikasi global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carnewschina.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU