Rabu, 17 JUNI 2026 • 15:30 WIB

Cadillac Tingkatkan Efisiensi Lyriq 2027, Jarak Tempuh Tembus 523 Km

Author

Cadillac Lyriq 2027. (ArenaEV)

INDOZONE.ID - Cadillac kembali melakukan penyegaran pada SUV listrik andalannya, Lyriq. Meski perubahan yang dibawa tidak terlalu besar, model tahun 2027 ini tetap hadir dengan sejumlah pembaruan penting, terutama pada sektor konektivitas dan efisiensi daya. Menariknya, Cadillac kini memberikan akses yang lebih luas ke jaringan pengisian daya milik Tesla, yang menjadi salah satu nilai jual utama di pasar mobil listrik saat ini.

Di pasar Amerika Utara, Cadillac Lyriq 2027 dibanderol mulai dari 61.695 dolar AS atau sekitar Rp1 miliar (kurs Rp16.300 per dolar AS). Harga tersebut hanya naik sekitar 200 dolar AS dibanding model sebelumnya, sehingga peningkatannya bisa dibilang sangat minim.

Baca juga: Cadillac LYRIQ AWD Meluncur di China, Intip Spesifikasi dan Harganya Yuk!

Kini Pakai Port NACS, Bisa Akses Ribuan Supercharger Tesla

Salah satu perubahan paling signifikan pada Cadillac Lyriq terbaru adalah penggunaan port pengisian daya NACS (North American Charging Standard) yang dikembangkan Tesla. Sebelumnya, Lyriq masih menggunakan konektor CCS yang umum dipakai oleh banyak produsen mobil listrik di Amerika Utara.

Dengan beralih ke NACS, Cadillac Lyriq 2027 kini dapat mengakses sekitar 25.000 titik pengisian cepat Tesla Supercharger yang tersebar di berbagai wilayah Amerika Utara. Jumlah tersebut mewakili sekitar 75 persen dari seluruh jaringan fast charging yang tersedia di kawasan tersebut.

Langkah ini dinilai sangat penting karena salah satu tantangan terbesar pengguna mobil listrik adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Semakin luas jaringan yang dapat diakses, semakin praktis pula mobil listrik digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Masih Dukung Apple CarPlay dan Android Auto

Bagi pengguna yang terbiasa menghubungkan smartphone ke layar mobil, ada kabar baik. Berdasarkan laporan GM Authority, Cadillac Lyriq 2027 akan menjadi mobil listrik terakhir dari General Motors (GM) yang masih mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, baik melalui koneksi kabel maupun nirkabel.

Sebelumnya, GM mulai menghapus fitur tersebut pada sejumlah model listrik terbarunya. Pabrikan asal Amerika Serikat itu memilih mengembangkan sistem infotainment internal yang diklaim mampu memberikan integrasi lebih baik dengan berbagai fitur kendaraan.

Menurut GM, penggunaan sistem bawaan memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih mulus tanpa harus bergantung pada smartphone. Namun, keputusan ini sempat menuai kritik karena banyak konsumen masih menganggap Apple CarPlay dan Android Auto sebagai fitur penting dalam kendaraan modern.

Baca juga: Mobil Cadillac All-Electric Lyriq Disambut Baik Pembeli di China

Jarak Tempuh Makin Efisien

Selain pembaruan konektivitas, Cadillac juga meningkatkan efisiensi pada Lyriq model terbaru. SUV listrik ini tetap menggunakan baterai berkapasitas 102 kWh, tetapi kini menawarkan jarak tempuh yang sedikit lebih baik.

Varian penggerak roda belakang (RWD) mampu menempuh hingga 523 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Sementara itu, versi penggerak semua roda (AWD) memiliki jarak tempuh sekitar 513 kilometer.

Untuk konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi, Cadillac tetap menyediakan varian Lyriq-V. Model performa ini menawarkan tenaga yang lebih besar, meski konsekuensinya jarak tempuh sedikit berkurang menjadi sekitar 459 kilometer.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU