INDOZONE.ID - Lampu motor yang sering mati memang bisa bikin jengkel. Terlebih jika lampu baru saja diganti tapi cepat rusak lagi.
Ternyata, masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bukan hanya kualitas lampunya.
Dalam artikel ini akan dibahas 10 penyebab umum yang membuat lampu motor sering putus melansir laman Suzuki Indonesia.
1. Lampu Motor Terkena Air
Penyebab paling umum terjadi saat musim hujan. Rumah lampu yang longgar atau karet yang sudah keras bisa memungkinkan air masuk.
Jika air masuk ke reflektor, lampu bisa mudah putus. Ciri-cirinya adalah lampu berubah warna menjadi kehijauan. Jika sudah begitu, segera perbaiki rumah lampu dan karet yang rusak.
2. Korsleting pada Kabel
Korsleting pada kabel bisa menyebabkan arus listrik yang tidak stabil, mengakibatkan lampu cepat putus. Kabel yang putus atau rusak perlu segera diganti atau diperbaiki.
Jika dibiarkan, lampu bisa meledak karena arus yang tidak terkendali.
Baca Juga: 5 Tips Merawat Bodi Vespa Matic yang Benar Supaya Awet dan Terawat!
3. Kerusakan Dudukan Lampu
Dudukan lampu yang rusak atau goyang bisa menyebabkan kabel tidak dapat mengalirkan arus dengan baik.
Akibatnya, lampu mudah mati, terutama saat motor terkena getaran. Gantilah dudukan lampu yang sudah rusak untuk menghindari masalah ini.
4. Karat pada Saklar
Saklar yang berkarat atau kotor dapat mengganggu aliran listrik ke lampu. Kotoran atau karat pada saklar membuat lampu jadi tidak stabil dan lebih cepat putus.
Pastikan saklar selalu bersih dan berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Kenapa Motor Matic Kamu Mogok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5. Kerusakan pada Soket Lampu
Soket lampu yang berkualitas buruk juga bisa menjadi penyebab lampu motor sering putus.
Gunakan soket asli atau yang berkualitas tinggi agar aliran listrik ke lampu lebih stabil.
6. Rusaknya Spull
Spull adalah komponen yang berfungsi untuk meningkatkan arus listrik ke lampu. Jika kumparan kawat pada spull rusak, lampu akan kekurangan daya dan cepat mati.
Menggulung ulang kawat tembaga atau mengganti spull dengan yang baru bisa mengatasi masalah ini.
7. Pengisian Daya ke Aki yang Berlebihan
Jika pengisian aki berlebihan (overcharge), arus listrik yang masuk akan merusak komponen motor, termasuk lampu.
Aki yang kepanasan juga bisa membahayakan kiprok dan spull. Pastikan pengisian aki tidak lebih dari 14,5 volt agar lampu motor tetap awet.
8. Motor Menggunakan Sistem AHO
Motor dengan sistem Automatic Headlight On (AHO) membuat lampu terus menyala meski di siang hari.
Sistem ini bisa membuat lampu cepat panas dan usia pakainya lebih pendek. Akibatnya, lampu mudah putus dan harus diganti lebih sering.
Baca Juga: New Honda PCX 160 Spesifikasi, Warna dan Harga: Apa Teknologi Terbarunya?
9. Kualitas Bohlam Lampu yang Buruk
Bohlam lampu dengan kualitas rendah atau tidak sesuai standar motor juga bisa menjadi penyebab utama lampu sering putus.
Pastikan memilih bohlam yang sesuai dengan spesifikasi motor dan berkualitas baik.
10. Kerusakan pada Kiprok
Kiprok berfungsi untuk menstabilkan arus listrik yang masuk ke lampu. Jika kiprok rusak, arus listrik yang tidak stabil bisa menyebabkan lampu cepat mati.
Jika penyebab lainnya sudah diperiksa dan tidak ditemukan masalah, periksa kiprok dan ganti jika perlu.
Cara Mengatasi Lampu Motor Sering Putus
Untuk mengatasi lampu yang sering putus, lakukan pengecekan secara menyeluruh pada semua komponen yang terlibat, seperti kabel, spull, dudukan lampu, saklar, dan kiprok.
Jika perlu, ganti komponen yang sudah rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
Jangan lupa untuk selalu menggunakan suku cadang asli agar keawetan komponen tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki.co.id