INDOZONE.ID - QJMotor langsung ngegas saat masuk Indonesia. Produsen otomotif asal China itu memborong empat model unggulan mereka ke tanah air.
Keempat motor itu, motor sport SRK 800RR, dua tipe cruiser SRV 600V dan SRV 250 AMT serta skutik Fort 250.
Indozone bersama sejumlah media mendapatkan kesempatan menjajal keempat model motor tersebut. Acara uji motor berlangsung di bilangan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Rabu (26/2/2025).
Kesimpulan awal, keempat motor QJMotor punya tarikan pertama yang apik dengan sensasi ingin terus dibawa ngebut. Mungkin ini salah satu yang ditawarkan pabrikan motor tersebut.
QJMotor memang mengkhususkan diri mereka untuk motor di atas 250 cc. Lalu bagaimana sensasi menunggangi empat motor QJMotor?
Fort 250
Motor tipe skutik ini memiliki desain bodi yang besar. Sebagai gambaran, mirip dengan Yamaha Xmax atau Honda Forza.
Namanya skutik bongsor, tentu soal pijakan kaki nggak akan mendapat masalah. Lebar dan nyaman.
Jok empuk. Posisi duduk tidak terlalu rendah. Saya rasa, motor ini nyaman untuk dibawa perjalanan jauh.
Namun, jok agak ringkih saat kondisi dibuka. Jok juga diberikan hidrolik. Jadi halus saat buka-tutup.
SRV 250 AMT
Motor mode crusier dengan teknologi matik berasa manual, AMT.
SRV 250 AMT adalah motor berteknologi AMT pertama yang saya tunggangi. Sensasi awal agak anek. Kok..., perpindahan gigi 1 ke 2 tidak berubah-ubah.
Ternyata, perpindahan gigi terjadi saat rpm sudah hampir mentok, bahkan bisa dibilang pada puncak kecepatannya.
Saat perpindahan gigi, sangat terasa guncangan yang membuat tubuh maju mundur.
Mungkin saya belum terbiasa dengan teknologi AMT. Tapi, andai teknologi ini dibuat halus lagi saat perpindaahn gigi-nya, akan lebih ciamik.
Teknologi AMT sangat berguna sekali saat kondisi macet.
Kalau nggak mau menggunakan AMT, matikan saja. Motor langsung berubah menjadi mode manual, mirip-mirip teknologi quick shifter.
Jadi saya tak perlu menarik menarik tuas kopling untuk menaikkan gear. Cukup tekan shift, gigi akan berpindah. Namun, hal ini gak berlaku untuk menurunkan gigi.
Soal tampilan, SRV 250 AMT tampak manis tapi dengan suara knalpot yang gahar.
SRV 600V
Masih dengan model motor cruiser. Sebagai kakak kandung SRV 250 AMT, varian 600V tampak lebih maskulin.
Bodi secara keseluruhan juga lebih besar dari sang adik.
Sebagai motor cruiser, tentu SRV 600V ditopang dengan posisi duduk yang nyaman. Saya juga merasakan hal itu.
Namun, saat menguji performa, akselerasi motor ini membuat kagum. Handling terasa mulus.
Jika ingin lebih ngebut, gunakan mode turbo agar motor makin melesat kencang di jakanan. Motor ini menggunakan mesin empat silinder.
SRK 800RR
Kalau mau melaju lebih cepat, SRK 800RR bisa jadi salah satu motor pilihan.
Melansir laman QJMotor, SRK 800RR menggunakan mesin inline-four 778cc, yang menghasilkan 100 tenaga kuda.
Mari kita hentikan pembahasan teknis. Saat saya mencoba, motor ini memberikan sensasi mendebarkan.
Tarikan pertamanya apik. Handling juga lincah. Asyik untuk diajak manuver di jalan.
Namun, suara knalpot motor ini tidak "berisik". Bisa dibilang "cukup sopan" untuk motor sport di kelasnya.
Secara desain, warna merah menyala menjadi daya pikat utama. Ada varian warna putih, tapi warba merah sangat cocok dengan motor ini.
SRK 80RR didesain dengan winglet aerodinamis, yang membuat motor ini cukup lihai menembus angin. Hasilnya, tentu saja lebih kencang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan