INDOZONE.ID - Sekarang bayar tol tak perlu buka kaca atau berhenti lama. Lewat teknologi RFID bernama Flo, kamu cukup melambat dan saldo langsung terpotong otomatis.
Flo atau Let It Flo adalah teknologi pembayaran tol berbasis Single Lane Free Flow (SLFF). Sistem ini dikembangkan Jasa Marga lewat anak usahanya, Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO).
Teknologi ini mengandalkan Radio Frequency Identification (RFID). Artinya, transaksi dilakukan tanpa kontak fisik, tanpa buka kaca, dan tanpa berhenti penuh.
RFID adalah chip kecil dengan antena yang menyimpan data kendaraan. Dalam sistem Flo, RFID ditempelkan ke mobil dalam bentuk stiker khusus.
Stiker RFID ini berfungsi sebagai “identitas digital” kendaraan saat melewati gerbang tol. Ketika terdeteksi sistem, saldo di aplikasi otomatis terpotong.
Semua proses terjadi dalam hitungan detik.
Baca juga: Musim Hujan dan Liburan, Kenali 5 Penyebab Aquaplaning di Jalan Tol yang Wajib Diwaspadai
Saat mobil mendekati gerbang tol, sensor akan membaca stiker RFID yang terhubung dengan aplikasi Let It Flo.
Pengendara cukup mengurangi kecepatan hingga maksimal 20 km/jam. Tidak perlu berhenti total, apalagi turun kaca.
Bahkan dalam kondisi hujan deras, sistem RFID tetap bisa bekerja dan membaca data kendaraan.
penggunaan pembayaran tol non-tunai nirsentuh dengan stiker RFID ini belum diterapkan secara merata di seluruh gerbang tol.
Sampai saat ini, aplikasi pembayaran tol dengan Flo hanya dapat digunakan di sekitar 100 titik ruas jalan tol yang ada di wilayah Jabodetabek.
Gerbang Tol (GT) yang mengizinkan transaksi menggunakan Flo bisa dikenali dari logo Flo yang terletak di pintu masuknya.
Di GT ini, sistem akan membaca dan mendeteksi RFID yang dipasang di lampu depan kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Flo, Jasamarga