INDOZONE.ID - Momen Lebaran memang digadang-gadang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, Idulfitri selalu identik dengan tradisi tahunan yang tak tergantikan, yakni mudik ke kampung halaman.
Sama halnya seperti libur akhir tahun, volume kendaraan pada bulan puasa ini dipastikan mengalami lonjakan tajam.
Peristiwa pergerakan massa yang kuat ini tentu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan kepolisian.
Pasalnya, tanpa adanya persiapan dan manajemen waktu yang tepat, perjalanan mudik yang seharusnya menyenangkan bisa berubah drastis menjadi mimpi buruk akibat kemacetan membludak di jalur protokol maupun jalan tol.
Baca juga: Keuntungan Fitur Cruise Control di Jalan Tol Saat Mudik, Bisa Lebih Hemat BBM!
Berdasarkan pola tahunan, tingginya volume kendaraan selalu terjadi menjelang hari raya, tepatnya pada H-3 atau H-2. Akan tetapi, untuk momen Idulfitri tahun 2026, kapan tepatnya puncak arus mudik ini akan terjadi? Simak ulasannya di bawah ini!
Di tahun 2026 ini, kamu perlu mewaspadai tingginya pergerakan pada pekan ketiga dan keempat bulan puasa, terutama saat memasuki akhir pekan.
Nah, biar tidak terjebak kemacetan panjang, berikut adalah kalender prediksi arus mudik Lebaran 2026 yang wajib kamu ketahui:
Prediksi pergerakan arus mudik dini akan mulai nampak pada hari Kamis mendatang. Volume kendaraan di sejumlah titik diprediksi merayap naik seiring dengan langkah masyarakat yang mencuri start mudik.
Kendati demikian, situasi di lapangan diperkirakan tetap terkendali tanpa adanya gangguan kemacetan yang mengkhawatirkan.
Lonjakan arus kendaraan diprediksi akan mencapai puncaknya pada hari Jumat menjelang akhir pekan. Fenomena ini dipicu oleh banyaknya pekerja yang memilih untuk langsung melakukan perjalanan ke kampung halaman segera setelah jam kantor berakhir.
Rabu, 18 Maret 2026, menjadi tanggal yang patut diwaspadai sebagai puncak kemacetan tertinggi jika Idulfitri jatuh pada tanggal 21 Maret.
Momentum ini bertepatan dengan hari pertama cuti bersama, di mana mayoritas pemudik diprediksi akan mulai melakukan perjalanan secara bersamaan sehingga beban jalan mencapai titik maksimal.
Setelah puas berlebaran, kini saatnya masyarakat bersiap kembali ke kota perantauan. Prediksinya, puncak arus balik mulai terasa pada Senin, 23 Maret 2026 (H+2).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korlantas Polri